- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
Upaya Penurunan Stunting, Arief: Berikan Edukasi Mulai dari Pra Nikah

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, berikan arahan kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS)
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Menargetkan Zero Stunting di Kota Tangerang, Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, berikan arahan kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Tangerang dalam kegiatan Rapat Koordinasi yang bertempat di Ruang Al - Amanah Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (31/8).
"Kemarin kegiatan Dasawisma yang dibantu para kader, Puskesmas, Posyandu, kelurahan, Pemerintah Provinsi Banten mengapresiasi Pemkot Tangerang karena penurunan stunting paling besar se-Provinsi Banten," ungkap Arief.
Baca Lainnya :
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Papan Proyek Jalan Sumberjaya Disorot, PUTR : Bukan Proyek Kami
"Jadi untuk target zero stunting di Kota Tangerang mudah-mudahan bukan hal yang mustahil untuk dilakukan," imbuhnya.
Dalam kesempatannya, Arief, mengungkapkan, pada tahun 2021 dari angka 15,3% bisa turun 4% di tahun 2022 menjadi 11,8%, yang artinya bisa ditangani oleh para TPPS Kota Tangerang.
"Laporan terakhir saya terima di Bulan Juli dari 11,8% turun lagi menjadi 8%. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh TPPS Stunting Kota Tangerang yang sudah membantu anak-anak Kota Tangerang menjadi lebih sehat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Arief, memberikan langkah antisipasi kepada TPPS agar angka stunting di Kota Tangerang bisa terus berkurang dan terjaga.
"Antisipasinya mulai dari pra nikah, sudah harus diberikan wawasan, bukan hanya tugas KUA tapi semua pihak termasuk RT/RW harus bisa memberikan edukasi kepada masyarakat kita," jabar Arief.
Sementara itu, Kepala DP3A2PKB Kota Tangerang, Jatmiko, menjelaskan, saat ini Pemkot Tangerang sudah membentuk Tim Pendamping Keluarga yang berjumlah 754 tim yang terdiri dari Kader PKK, Tenaga Kesehatan dan Kader Penggerak Masyarakat sebagai upaya optimalisasi dalam penanganan penurunan stunting di Kota Tangerang.
"Diharapkan seluruh TPPS dapat memberikan pelayanan pendampingan yang baik dan menghasilkan pemantauan dan pendataan yang spesifik, sehingga memiliki kekuatan data dan upaya pencegahan yang eksplisit berdasarkan data ril di lapangan," ujar Jatmiko. ** (Jhn)















