- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Ukir Prestasi, Atlet dan Pelatih NPC Dapat Penali Asih dari Pemkab Asahan

Keterangan Gambar : Penyerahan Penali Kasih Kepada Atlet dan Pelatih NPC
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan – Bupati Asahan diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, MSi didampingi Asisten I Pemerintahan dan Kesra, serahkan penali asih kepada atlet dan pelatih yang telah berhasil mengukir prestasi dalam ajang Asian Youth 2021 dan Asean Paragames XI Solo 2022, di Kantor Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Asahan, Jumat (02/12/2022).
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Asahan Drs. Witoyo M.M pada laporannya menyebutkan, ada dua atlet dan satu pelatih NPC yang mendapatkan penali asih dari Pemerintah Kabupaten Asahan dengan total sebesar Rp. 120.000.000, yakni Mila Sapriani (Atlet Lari 400 M) yang meraih medali perunggu pada kejuaraan Asian Youth Paragames Bahrain 2021 menerima Rp 50.000.000, Fikri Thoib (Atlet Tenis Lapangan Kursi Roda) yang meraih medali perunggu Asean Paragames Solo 2022 menerima Rp 50.000.000 dan Hendri Tambunan (Pelatih Asean Paragames Solo 2022) menerima Rp 20.000.000, sebagai penghargaan dan motivasi kepada para atlet agar dapat meningkatkan prestasi di bidang olahraga.
“Kami berharap melalui pemberian penali asih ini dapat lebih memacu dan memberikan semangat bagi para atlet dan pelatih NPC Kabupaten Asahan untuk meraih prestasi lebih banyak lagi,” jelas Witoyo.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
Di tempat yang sama, Sekda Kabupaten Asahan mengatakan torehan prestasi yang telah diraih ini menjadi suatu kebanggaan, tidak hanya bagi para atlet, namun juga bagi keluarga para atlet, pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Asahan.
“Para atlet ini merupakan bukti nyata bahwa prestasi dapat ditorehkan dan diraih oleh siapa pun, kapan pun, dan di mana pun, meskipun dalam keterbatasan,” ucapnya.
John menyampaikan apresiasi Bupati Asahan H. Surya, BSc atas prestasi yang telah diraih para atlet dan seluruh pihak yang terkait. Prestasi ini merupakan pencapaian luar biasa karena merupakan hasil jerih payah dan upaya keras serta tahapan latihan intensif selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun sehingga berhasil meraih medali, harapannya pemberian penghargaan berupa penali asih ini akan menjadi motivasi bagi para atlet dan pelatih dalam upaya mengangkat prestasi olahraga di Kabupaten Asahan di waktu mendatang.
“Oleh karena itu, Bupati, Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Asahan menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para atlet, pelatih dan semua pihak yang telah berjasa, berperan dan berkontribusi hingga prestasi gemilang ini bisa diraih,” ujar Sekda.
Sementara, Ketua NPC Kabupaten Asahan Andi Ernes Simatupang mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah memberikan penali asih kepada atlet dan pelatih NPC Kabupaten Asahan yang telah berhasil menorehkan prestasi untuk Kabupaten Asahan.
“Pemberian penali asih ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan prestasi pada ajang kejuaraan lainnya. Dan akan menjadi tolak ukur menuju Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) Aceh-Sumut 2024,” ucap Andi. (DS)
















