Breaking News
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
Tertimpa Material, Pekerja Pembuat Jembatan Saluran Air di Ruko Kutabaru Pasar Kemis Meninggal Dunia

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Naas pekerja pembuatan jembatan saluran air di Ruko RW 05/08 Kelurahan Kuta Baru Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, tertimpa material yang menyebabkan meninggal dunia. Heri Pemilik Ruko Sparepart kendaraan yang persis di sebelah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kamis (30/12/2021) menceritakan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu 29 Desember 2021 sekira pukul 19.40 WIB pekerja pembuatan jabatan saluran air tersebut sebanyak 4 orang dua pekerja ada di kolong jembatan yang baru di cor yang dua lagi di atas. "Dua orang yang di bawah tersebut bertujuan untuk memperbaiki coran jembatan yang miring. Pada saat memperbaiki posisi yang miring material yang masih basah belum kering runtuh menimpah dua pekerja yang di bawah," ujarnya. Heri menjelaskan, dengan di bantu warga evakuasi korban dilakukan memakan waktu sekitar 1 jam, sehingga mengakibatkan 1 orang luka dan satu orang lagi meninggal dunia. "Untuk saat ini lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di garis polis line yang di lakukan Polsek Pasar Kemis. "Garis polis line baru di lakukan tadi pagi pak," ungkapnya. Kapolsek Pasar Kemis AKP Maryadi, SH, S.IK, MH melalui pesan WhatsApp Kamis (30/1/21) membenarkan peristiwa kejadian tersebut. "Kasus sedang dalam proses pemeriksaan," tuturnya kepada awak media.(Tim/MP)

















