Breaking News
- Polres Majalengka Musnahkan 2.700 Botol Miras, Total Tembus 20 Ribu
- Sekda Minta Jajarannya Bergerak Lebih Cepat!
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
- Open Turnamen Piala Panglima TNI Atlit PSHT Cabang Kota Blitar Borong 6 Medali Luar Biasa.
- Babinsa Koramil Ciledug Dan Serpong Bersama Komduk Aktif Patroli Malam.
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
- Koramil 10/Sepatan Gelar Baksos, Komsos dan Santunan Anak Yatim.
- Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar Aktif Kelola Pertanian, Peternakan Kambing dan Perikanan Untuk ini.
- Paguyuban Jawa Tengah dan Persejasi DKI Jakarta Tampilkan Sepakbola Berjalan (Walking Football)
- Warga RW 11 VTE Antusias Ikuti Skrining Kesehatan
Tertimpa Material, Pekerja Pembuat Jembatan Saluran Air di Ruko Kutabaru Pasar Kemis Meninggal Dunia

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Naas pekerja pembuatan jembatan saluran air di Ruko RW 05/08 Kelurahan Kuta Baru Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, tertimpa material yang menyebabkan meninggal dunia. Heri Pemilik Ruko Sparepart kendaraan yang persis di sebelah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kamis (30/12/2021) menceritakan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu 29 Desember 2021 sekira pukul 19.40 WIB pekerja pembuatan jabatan saluran air tersebut sebanyak 4 orang dua pekerja ada di kolong jembatan yang baru di cor yang dua lagi di atas. "Dua orang yang di bawah tersebut bertujuan untuk memperbaiki coran jembatan yang miring. Pada saat memperbaiki posisi yang miring material yang masih basah belum kering runtuh menimpah dua pekerja yang di bawah," ujarnya. Heri menjelaskan, dengan di bantu warga evakuasi korban dilakukan memakan waktu sekitar 1 jam, sehingga mengakibatkan 1 orang luka dan satu orang lagi meninggal dunia. "Untuk saat ini lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di garis polis line yang di lakukan Polsek Pasar Kemis. "Garis polis line baru di lakukan tadi pagi pak," ungkapnya. Kapolsek Pasar Kemis AKP Maryadi, SH, S.IK, MH melalui pesan WhatsApp Kamis (30/1/21) membenarkan peristiwa kejadian tersebut. "Kasus sedang dalam proses pemeriksaan," tuturnya kepada awak media.(Tim/MP)


.jpg)




.jpg)
.jpg)







