Breaking News
- 10 Propemperda 3 di Prakarsa DPRD Kabupaten Bandung.
- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
Terkait Pengangkatan Pj RT-RW, Doktor Anzar : Langkah Walikota Sudah Tepat

MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar - Pengangkatan Pj RT dan RW oleh Walikota Makassar Danny Pomanto beberapa waktu lalu dinilai sudah sangat tepat. Hal itu ditanggapi oleh Dr. Anzar Makkuasa, SH, MH yang menilai langkah Walikota Makassar sudah sangat tepat untuk mengisi kekosongan jabatan, mengingat masa jabatan RT dan RW terdahulu sudah berakhir. "Langkah Walikota itu sudah tepat, sudah sesuai Perwali, sudah sesuai regulasi yang ada untuk mengisi kekosongan RT dan RW" Ujarnya melalui telepon selular. Selasa (15/3/2022). Ia pun melanjutkan bahwa memang masa jabatan RT/RW itu sudah habis, jadi segala hal yang melekat dalam dirinya (rt/rw - red) memang harus ditanggalkan atau dilepas, sembari menunggu Pemilu raya yang akan disiapkan. Saat ditanya soal adanya oknum yang diduga mencoba memprovokasi ia menjelaskan bahwa oknum tersebut tidak paham aturan. Ia menjelaskan oknum itu tidak paham aturan, tidak ada legal standingnya, cuma mau memprovokasi, itu kewenangan Walikota menunjuk siapa Pj RT dan RW, hak prerogatif Walikota dan sudah diatur oleh Perwali. "saya juga ini mantan Ketua RW di Bontoala saya tidak marah tidak dipilih lagi menjadi Pj, karena saya paham aturan, karena memang sudah habis masa jabatannya, nanti kalau sudah siap pemilihan raya, yang mau ikut silahkan ikut lagi." Beber Anzar yang merupakan Doktor Ilmu Hukum ini pada Media. Kembali awak media bertanya mengenai anggaran pemilihan RT dan RW nanti Dr. Anzar menjawab, "Ya harus dianggarkan dulu dong, dimana mau ambil anggaran kalau belum dianggarkan, jangan asal provokasilah dia-dia itu, aturannya sudah jelas, sembari menunggu Pemerintah menyiapkan teknisnya, biar masyarakat terlayani dengan baik. Tutupnya. Diketahui beberapa oknum mantan ketua RT dan RW diduga tidak menerima dengan diangkatnya Pj RT/RW untuk menggantikannya dan melakukan protes dikantor DPRD Kota Makassar.Tauviq


.jpg)




.jpg)
.jpg)







