- Bengkel Wijaya AC Mobil Tunjukkan Profesionalisme Tangani Berbagai Masalah AC Mobil
- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
Terjun Langsung, Mahasiswa Psikologi UNNES dan PKBI Gelar Aksi Nyata
Mahasiswa Gelar Aksi Nyata

Keterangan Gambar : Mahasiswa Psikologi, Poto bersama
Megapolitanpos.com, Kota Semarang - Tepatnya tanggal 18 sampai 19 September 2025 lalu
Mahasiswa Studi Psikologi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menunjukkan komitmen dengan menggelar aksi nyata dalam pengabdian melalui kolaborasi dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah. Yang dilaksanakan di Kantor PKBI Jawa Tengah, Jalan Jembawan Raya No. 8, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat, Kota Semarang.
Naina Zhara Ananda Salah satu Mahasiswa Psikologi Unnes mengatakan, pemilihan lokasi ini bertujuan agar program dapat menjangkau langsung komunitas yang membutuhkan akses informasi kesehatan reproduksi yang mudah diakses dan terpercaya.
Baca Lainnya :
- Bengkel Wijaya AC Mobil Tunjukkan Profesionalisme Tangani Berbagai Masalah AC Mobil
- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
"Kegiatan ini bertajuk "Aksi Nyata Mahasiswa Psikologi. Meningkatkan Kualitas Layanan, Kesejahteraan Relawan, Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja". Alhamdulillah disambut antusias oleh relawan PKBI, menandai peran aktif mahasiswa dalam isu kesehatan vital," ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan implementasi lapangan mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama relawan PKBI Jawa Tengah untuk meningkatkan kualitas layanan, kesejahteraan relawan, serta efektivitas edukasi sosial dan kesehatan reproduksi di masyarakat.
"Mahasiswa Psikologi UNNES yang terlibat dalam aksi nyata diantaranya, Noukvaliza Arandita, Naina Zhara Ananda, Diah Sukmawati dan Isnani Baid Maulida P. yang tergabung dalam kelompok bimbingan dosen Dyah Ayu Rahmawati, S.Psi., M.A., bekerja sama dengan para relawan PKBI Jawa Tengah.

"Latar belakang kegiatan aksi nyata Mahasiswa Psikologi ini, menilai relawan PKBI menghadapi beban kerja tinggi, serta munculnya stigma negatif kepada mereka. Stigma negatif ini muncul karena beberapa masyarakat menganggap bahwa kesehatan reproduksi adalah hal tabu, jadi relawan relawan mendapat judgment bahwa mereka menutupi hal tersebut," ucapnya.
Sementara, Diah Sukmawati menambahkan, dengan menjadi seorang relawan banyak tantangan. Banyak anggapan bahwa relawan adalah seorang pemain, sehingga membuat perasaan tidak nyaman muncul pada diri relawan.
"Dengan adanya kami, dapat memperkuat kapasitas relawan, mencegah burnout, dan menjaga kualitas layanan sosial serta kesehatan reproduksi dan dapat menepis anggapan yang selama ini terjadi," katanya.
Diah Sukmawati yang menginjak semester 5 tersebut menerangkan, aksi nyata Mahasiswa Psikologi meliputi program intervensi yang mencakup sesi manajemen stres, peningkatan keterampilan komunikasi, pengembangan kemampuan interpersonal, serta pemberian apresiasi dan motivasi bagi relawan PKBI. "Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dan pendamping selama kegiatan berlangsung," paparnya.

Sementara, Hapsari Oktaviana Hariaji Relawan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah merasa terbantu dengan adanya Mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Semarang selama dua hari membantu PKBI dalam melayani kesehatan reproduksi bagi masyarakat.
"Saya ucapkan terimakasih kepada adik - adik yang melakukan aksi menguatkan informasi kesehatan, dengan begitu masyarakat tidak lagi menganggap kami, relawan sebagai pemain," katanya.



.jpg)













