Terbukti Kuat Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Eks Mendikbudristek Nadiem Jadi Tersangka

By Johan MP 05 Sep 2025, 08:45:36 WIB DKI Jakarta
Terbukti Kuat Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Eks Mendikbudristek Nadiem Jadi Tersangka

Keterangan Gambar : Terbukti Kuat Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Eks Mendikbudristek Nadiem Jadi Tersangka


 MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek periode 2019-2022.

"Pada hari ini penyidik kembali menetapkan satu orang tersangka (kasus pengadaan laptop Chromebook) dengan inisial NAM selaku Mendikbudrsitek periode 2019-2024," ujar Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Nurcahyo Jungkung Madyo dalam konferensi pers di gedung Jampidsus Kejagung, Kamis (4/9/2025).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, dalam keterangan persnya, menambahkan, penetapan status tersangka setelah tim penyidik mengantongi bukti kuat. Bukti tersebut berasal dari keterangan saksi, ahli, petunjuk, dokumen, serta barang bukti lain yang diperoleh sepanjang proses penyidikan.

Baca Lainnya :

Sebelum menjadi tersangka, Nadiem telah beberapa kali diperiksa penyidik terkait kasus yang menyeret banyak pejabat dan rekanan proyek tersebut. Sejak 19 Juni 2025, ia juga telah masuk dalam daftar pencegahan ke luar negeri untuk memudahkan proses penyidikan.

NAM terakhir menjalani pemeriksaan di Gedung Jampidsus Kejagung pada Senin (23/6) dan kembali diperiksa pada hari penetapan tersangka. Usai ditetapkan, ia langsung dibawa ke Rutan Salemba untuk menjalani masa penahanan awal.

Kejagung sebelumnya pada 15 Juli 2025 telah menetapkan empat orang sebagai tersangka terlibat dalam kasus pengadaan barang jasa tersebut. Keempat tersangka yakni mantan Staf Khusus Nadiem, Jurist Tan; mantan konsultan Kemendikbudristek, Ibrahim Arief; Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek periode 2020-2021, Sri Wahyuningsih; dan Direktur Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kemendikbudristek 2020-2021, Mulyatsyah.(*/Anton)




  • Ini Wajah Terduga Pelaku Pengeroyokan hingga Menewaskan Pedagang Cermin di Pejompongan Seusai Aksi Demo 27 Agustus

    🕔10:32:25, 03 Sep 2026
  • Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain

    🕔01:27:31, 28 Agu 2026
  • Sosialisasi Digital BPJS Ketenagakerjaan Lewat Zoom, Dwi Paparkan Manfaat Program Lapak Asik

    🕔17:03:54, 27 Agu 2026
  • Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan

    🕔09:20:03, 18 Agu 2026
  • Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta

    🕔13:33:11, 18 Agu 2026