- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Suhu Politik Memanas, Rumah Dinas Wali Kota Blitar Dirampok

Keterangan Gambar : Pasca kejadian perampokan sejumlah anggota Polres Blitar Kota dan anggota TNI berjaga-jaga di sekitar TKP, rumah dinas Wali Kota Blitar.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Di saat suhu politik mulai memanas menjelang Pemilu serentak 2024, ada peristiwa menggegerkan, yakni rumah dinas Wali Kota Blitar disatroni perampok, sehingga Kapolres Kota Blitar harus turun langsung pimpin olah TKP melakukan pemeriksaan di lokasi dan langsung memasang Police Line. Pasca kejadian perampokan Senin dini hari (12/12/22), sejumlah anggota Polres Blitar Kota dan anggota TNI berjaga-jaga di sekitar tempat kejadian perkara, rumah dinas Wali Kota Blitar di jalan Sudanco Supriadi 18, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan.
Diberitakan sebelumnya, kejadian pencurian dengan kekerasan sekitar pukul 04.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, pelaku yang diperkirakan berjumlah 4 sampai 5 orang ini masuk dengan menggunakan mobil plat merah.
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono kepada wartawan menyampaikan, pada saat kejadian tiga orang anggota Satpol PP yang sedang bertugas langsung disekap, berikutnya Wali Kota Blitar Drs. Santoso beserta Istri Feti Wulandari disekap dan mulut dilakban.
Baca Lainnya :
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
"Pelaku masuk dari pintu sebelah barat langsung menuju pos penjagaan menyekap tiga anggota Satpol PP, selanjutnya perampok menuju ke kamar dan langsung menyekat Pak Wali Kota dan Istrinya dan melakban mulut," terang Kapolresta Blitar Argowiyono.
Sementara itu, sejumlah kalangan masyarakat menilai kejadian perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar, pelaku termasuk orang yang sangat berani dan nekat. Sepanjang sejarah belum pernah ada kejadian perampokan di rumah dinas pejabat penting daerah. Anehnya lagi, kejadian itu saat mulai memanasnya suhu politik menjelang Pemilu 2024.
Seperti yang disampaikan oleh Frans (39) warga kota Blitar, dia mengaku kaget mendengar kabar jika rumah dinas Wali Kota Blitar disatroni penjahat. Bahkan dikabarkan di media sosial pelaku sempat merusak CCTV dan menguras harta benda, uang tunai ratusan juta dan sejumlah perhiasan.
"Saya warga kota Blitar merasa prihatin atas musibah yang dialami Pak Wali Kota Blitar, semoga pelaku segera bisa ditangkap oleh petugas," tukasnya. (za/mp)















