- Bengkel Wijaya AC Mobil Tunjukkan Profesionalisme Tangani Berbagai Masalah AC Mobil
- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
Suhu Politik Memanas, Rumah Dinas Wali Kota Blitar Dirampok

Keterangan Gambar : Pasca kejadian perampokan sejumlah anggota Polres Blitar Kota dan anggota TNI berjaga-jaga di sekitar TKP, rumah dinas Wali Kota Blitar.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Di saat suhu politik mulai memanas menjelang Pemilu serentak 2024, ada peristiwa menggegerkan, yakni rumah dinas Wali Kota Blitar disatroni perampok, sehingga Kapolres Kota Blitar harus turun langsung pimpin olah TKP melakukan pemeriksaan di lokasi dan langsung memasang Police Line. Pasca kejadian perampokan Senin dini hari (12/12/22), sejumlah anggota Polres Blitar Kota dan anggota TNI berjaga-jaga di sekitar tempat kejadian perkara, rumah dinas Wali Kota Blitar di jalan Sudanco Supriadi 18, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan.
Diberitakan sebelumnya, kejadian pencurian dengan kekerasan sekitar pukul 04.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, pelaku yang diperkirakan berjumlah 4 sampai 5 orang ini masuk dengan menggunakan mobil plat merah.
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono kepada wartawan menyampaikan, pada saat kejadian tiga orang anggota Satpol PP yang sedang bertugas langsung disekap, berikutnya Wali Kota Blitar Drs. Santoso beserta Istri Feti Wulandari disekap dan mulut dilakban.
Baca Lainnya :
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
"Pelaku masuk dari pintu sebelah barat langsung menuju pos penjagaan menyekap tiga anggota Satpol PP, selanjutnya perampok menuju ke kamar dan langsung menyekat Pak Wali Kota dan Istrinya dan melakban mulut," terang Kapolresta Blitar Argowiyono.
Sementara itu, sejumlah kalangan masyarakat menilai kejadian perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar, pelaku termasuk orang yang sangat berani dan nekat. Sepanjang sejarah belum pernah ada kejadian perampokan di rumah dinas pejabat penting daerah. Anehnya lagi, kejadian itu saat mulai memanasnya suhu politik menjelang Pemilu 2024.
Seperti yang disampaikan oleh Frans (39) warga kota Blitar, dia mengaku kaget mendengar kabar jika rumah dinas Wali Kota Blitar disatroni penjahat. Bahkan dikabarkan di media sosial pelaku sempat merusak CCTV dan menguras harta benda, uang tunai ratusan juta dan sejumlah perhiasan.
"Saya warga kota Blitar merasa prihatin atas musibah yang dialami Pak Wali Kota Blitar, semoga pelaku segera bisa ditangkap oleh petugas," tukasnya. (za/mp)















