- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Suhu Politik Memanas, Rumah Dinas Wali Kota Blitar Dirampok

Keterangan Gambar : Pasca kejadian perampokan sejumlah anggota Polres Blitar Kota dan anggota TNI berjaga-jaga di sekitar TKP, rumah dinas Wali Kota Blitar.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Di saat suhu politik mulai memanas menjelang Pemilu serentak 2024, ada peristiwa menggegerkan, yakni rumah dinas Wali Kota Blitar disatroni perampok, sehingga Kapolres Kota Blitar harus turun langsung pimpin olah TKP melakukan pemeriksaan di lokasi dan langsung memasang Police Line. Pasca kejadian perampokan Senin dini hari (12/12/22), sejumlah anggota Polres Blitar Kota dan anggota TNI berjaga-jaga di sekitar tempat kejadian perkara, rumah dinas Wali Kota Blitar di jalan Sudanco Supriadi 18, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan.
Diberitakan sebelumnya, kejadian pencurian dengan kekerasan sekitar pukul 04.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, pelaku yang diperkirakan berjumlah 4 sampai 5 orang ini masuk dengan menggunakan mobil plat merah.
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono kepada wartawan menyampaikan, pada saat kejadian tiga orang anggota Satpol PP yang sedang bertugas langsung disekap, berikutnya Wali Kota Blitar Drs. Santoso beserta Istri Feti Wulandari disekap dan mulut dilakban.
Baca Lainnya :
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
"Pelaku masuk dari pintu sebelah barat langsung menuju pos penjagaan menyekap tiga anggota Satpol PP, selanjutnya perampok menuju ke kamar dan langsung menyekat Pak Wali Kota dan Istrinya dan melakban mulut," terang Kapolresta Blitar Argowiyono.
Sementara itu, sejumlah kalangan masyarakat menilai kejadian perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar, pelaku termasuk orang yang sangat berani dan nekat. Sepanjang sejarah belum pernah ada kejadian perampokan di rumah dinas pejabat penting daerah. Anehnya lagi, kejadian itu saat mulai memanasnya suhu politik menjelang Pemilu 2024.
Seperti yang disampaikan oleh Frans (39) warga kota Blitar, dia mengaku kaget mendengar kabar jika rumah dinas Wali Kota Blitar disatroni penjahat. Bahkan dikabarkan di media sosial pelaku sempat merusak CCTV dan menguras harta benda, uang tunai ratusan juta dan sejumlah perhiasan.
"Saya warga kota Blitar merasa prihatin atas musibah yang dialami Pak Wali Kota Blitar, semoga pelaku segera bisa ditangkap oleh petugas," tukasnya. (za/mp)










1.jpg)





