- Kolaborasi Lintas Kementerian Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas Lewat Akad Massal KUR di Bali
- BNI Perkuat Regenerasi Bulu Tangkis Nasional, Ubed Tunjukkan Kelas di Thailand Open 2026
- LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas Lewat Coaching Clinic
- Harga Telur dan Daging Ayam Stabil di Pasar Palmerah, Pedagang Harap Pasokan Lancar
- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- SIAL Interfood 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Pangan Global
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
SPBU Vivo Lebih Murah Tanpa Ribet
Vivo tanpa Aplikasi lebih murah Rp. 1.100

Keterangan Gambar : SPBU Vivo lebih murah tanpa ribet
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - PT Vivo Energi Indonesia merupakan anak usaha Vitol Group yang berbasis di Swiss.
Perusahaan yang dibentuk di Rotterdam pada 1966 dan merupakan pemegang saham terbesar Vivo Indonesia.
SPBU Vivo berada di bawah bendera PT Vivo Energy Indonesia, perusahaan sektor hilir minyak dan gas bumi, yang resmi beroperasi di Indonesia sejak tahun 2017 lalu.
Awalnya perusahaan ini bernama PT Nusantara Energi Plant Indonesia (NEPI), namun kemudian berganti menjadi PT Vivo Energy Indonesia.
Kenapa lebih murah SPBU Vivo besutan negara Swiss dibandingkan BUMN Milik NKRI yaitu Pertamina ?, Dengan selisih Rp.1.100.
"Selain RONnya 89 rendah karena Swiss selama ini dikenal sebagai negara Eropa tempat teraman penyimpanan uang para miliader dunia,"tuturnya (tim redaksi Megapolitanpos).
Selain itu perbandingannya dengan SPBU Pertamina menggunakan aplikasi mypertamina sedangkan Vivo tidak.
"Vivo lebih murah tanpa ribet," pungkas tim media.

















