- DPRD Dukung Pembinaan Pencak Silat, Gun Sriwitanto, Isi Waktu Remaja dengan Kegiatan Bermanfaat
- Wamen Ekraf Dorong Mahasiswa Sulap Hasil Penelitian Jadi Bisnis Kreatif
- Kuliner hingga Fesyen, 140 UMKM Meriahkan Kemang Fest 20
- Nurhadi Gelar Sarasehan Kebangsaan Desa Sidomulyo dan Ngrejo \" Wawasan Kebangsaan dan Penjaga Konstitusi.
- TGH. Mustain Pimpin FORMULA NTB 2026–2031, Siapkan 14 Bidang Strategis untuk Pengabdian Umat
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa Bersihkan Tumpukan Sampah di Jalan Gandaria Kresek.
- Jaga Kamtibmas, TNI Dan Komduk Patroli Malam Bersama.
- Polemik Gibran Menguat, Maman Imanulhaq Dorong Jalan Konstitusional
- Penyaluran Tali Asih PPKH 281 PT NPR, Pemdes dan BPD Karendan-Muara Pari Jelaskan Mekanisme
SPBU Vivo Lebih Murah Tanpa Ribet
Vivo tanpa Aplikasi lebih murah Rp. 1.100

Keterangan Gambar : SPBU Vivo lebih murah tanpa ribet
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - PT Vivo Energi Indonesia merupakan anak usaha Vitol Group yang berbasis di Swiss.
Perusahaan yang dibentuk di Rotterdam pada 1966 dan merupakan pemegang saham terbesar Vivo Indonesia.
SPBU Vivo berada di bawah bendera PT Vivo Energy Indonesia, perusahaan sektor hilir minyak dan gas bumi, yang resmi beroperasi di Indonesia sejak tahun 2017 lalu.
Awalnya perusahaan ini bernama PT Nusantara Energi Plant Indonesia (NEPI), namun kemudian berganti menjadi PT Vivo Energy Indonesia.
Kenapa lebih murah SPBU Vivo besutan negara Swiss dibandingkan BUMN Milik NKRI yaitu Pertamina ?, Dengan selisih Rp.1.100.
"Selain RONnya 89 rendah karena Swiss selama ini dikenal sebagai negara Eropa tempat teraman penyimpanan uang para miliader dunia,"tuturnya (tim redaksi Megapolitanpos).
Selain itu perbandingannya dengan SPBU Pertamina menggunakan aplikasi mypertamina sedangkan Vivo tidak.
"Vivo lebih murah tanpa ribet," pungkas tim media.



.jpg)












