- Bengkel Wijaya AC Mobil Tunjukkan Profesionalisme Tangani Berbagai Masalah AC Mobil
- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
SPBU Vivo Lebih Murah Tanpa Ribet
Vivo tanpa Aplikasi lebih murah Rp. 1.100

Keterangan Gambar : SPBU Vivo lebih murah tanpa ribet
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - PT Vivo Energi Indonesia merupakan anak usaha Vitol Group yang berbasis di Swiss.
Perusahaan yang dibentuk di Rotterdam pada 1966 dan merupakan pemegang saham terbesar Vivo Indonesia.
SPBU Vivo berada di bawah bendera PT Vivo Energy Indonesia, perusahaan sektor hilir minyak dan gas bumi, yang resmi beroperasi di Indonesia sejak tahun 2017 lalu.
Awalnya perusahaan ini bernama PT Nusantara Energi Plant Indonesia (NEPI), namun kemudian berganti menjadi PT Vivo Energy Indonesia.
Kenapa lebih murah SPBU Vivo besutan negara Swiss dibandingkan BUMN Milik NKRI yaitu Pertamina ?, Dengan selisih Rp.1.100.
"Selain RONnya 89 rendah karena Swiss selama ini dikenal sebagai negara Eropa tempat teraman penyimpanan uang para miliader dunia,"tuturnya (tim redaksi Megapolitanpos).
Selain itu perbandingannya dengan SPBU Pertamina menggunakan aplikasi mypertamina sedangkan Vivo tidak.
"Vivo lebih murah tanpa ribet," pungkas tim media.



.jpg)













