- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
SPBU Vivo Lebih Murah Tanpa Ribet
Vivo tanpa Aplikasi lebih murah Rp. 1.100

Keterangan Gambar : SPBU Vivo lebih murah tanpa ribet
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - PT Vivo Energi Indonesia merupakan anak usaha Vitol Group yang berbasis di Swiss.
Perusahaan yang dibentuk di Rotterdam pada 1966 dan merupakan pemegang saham terbesar Vivo Indonesia.
SPBU Vivo berada di bawah bendera PT Vivo Energy Indonesia, perusahaan sektor hilir minyak dan gas bumi, yang resmi beroperasi di Indonesia sejak tahun 2017 lalu.
Awalnya perusahaan ini bernama PT Nusantara Energi Plant Indonesia (NEPI), namun kemudian berganti menjadi PT Vivo Energy Indonesia.
Kenapa lebih murah SPBU Vivo besutan negara Swiss dibandingkan BUMN Milik NKRI yaitu Pertamina ?, Dengan selisih Rp.1.100.
"Selain RONnya 89 rendah karena Swiss selama ini dikenal sebagai negara Eropa tempat teraman penyimpanan uang para miliader dunia,"tuturnya (tim redaksi Megapolitanpos).
Selain itu perbandingannya dengan SPBU Pertamina menggunakan aplikasi mypertamina sedangkan Vivo tidak.
"Vivo lebih murah tanpa ribet," pungkas tim media.


.jpg)














