- Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Desa Sumur Bandung.
- PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Mira.
- Estafet Kepemimpinan di Tubuh TNI Bergulir Pangkogabwilhan Il Hadiri Sertijab Wapang TNI Dan Kasad.
- Elim Tyu Samba: Peringatan HUT ke-75 Presiden Prabowo Diwujudkan Lewat Tiga Aksi Nyata di Blitar.
- Maraknya Panti Pijat Esek Esek di Pasar Kemis, Tindakan APH Belum Maksimal
- Polres Barito Utara Gelar Subuh Keliling, Serap Aspirasi Jemaah Masjid Darul Aman
Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan Migran di Kampus UNJ, Kepala BP2MI : Sinergi Perangi Sindikat TPPO

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar sosialisasi penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia (PMI) di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jalan Rawamangun, Jakarta, Jum'at sore (31/5/2024).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani dan Rektor UNJ Prof. Komarudin. Turut serta hadir mendampingi Kepala BP2MI, sejumlah Deputi Penempatan dan Pelindungan PMI. Sosialisasi diikuti para civitas akademika dan ratusan mahasiswa/i UNJ.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, kegiatan ini sebagai langkah awal kolaborasi dengan civitas akademisi untuk memerangi kejahatan perdagangan orang (TPPO) dan melawan sindikat penempatan ilegal pekerja migran Indonesia.
Baca Lainnya :
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
"Ini adalah langkah awal, sinergi, kolaborasi yang terus kita tingkatkan karena musuh terbesar kita bukan agama atau suku atau warna kulit yang berbeda, tapi musuh terbesar kita adalah para pengkhianat bangsa yang bersekongkol dengan para sindikat dan mafia kejahatan TPPO," ujar Benny kepada media usai memberikan paparan dalam acara sosialisasi tersebut.
Benny menuturkan, kerjasama dengan lembaga pendidikan dan civitas akademisi dalam menggaungkan aksi memerangi sindikat perdagangan orang sangat dibutuhkan oleh BP2MI. Menurutnya, lembaga pendidikan atau akademi merupakan civitas intelektual yang senantiasa lantang dalam memperjuangkan kebenaran.
"Nah..kampus ini menjadi basis perlawanan secara intelektual akademis yang selama ini memperjuangkan kebenaran. BP2MI butuh kampus sehingga ini menjadi bagian untuk memerangi tindak pidana perdagangan orang," bebernya.
Lanjut Benny mengungkapkan, sosialisasi yang dilakukan pihaknya merupakan bagian tindak lanjut upaya mencegah lembaga pendidikan menjadi korban praktik kejahatan perdagangan orang.
"Ini tentunya bagian diseminasi informasi yang masif kita lakukan dan sosialisasi di daerah-daerah inti, jantung-jantung lembaga pendidikan termasuk hari ini di UNJ," imbuhnya.(*/Anton)

.jpg)













