- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
Seruan Damai President The World Peace Organization di Tahun Politik

Keterangan Gambar : Prsident WPO (World Peace Organization), Dr. Bambang Herry Purnomo,SH.,MH./
MEGAPOLITANPOS.COM: Memaknai perbedaan cara pandang dan pilihan dalam demokrasi harus dijadikan sebagai momentum bagi peningkatan kedewasaan dan kematangan cara berpikir bangsa kita yang sudah terbiasa hidup dalam kemajemukan.
Tahun politik harus dapat dijadikan sebagai tangga menuju perwujudan komitmen perdamaian antara kita sebagai anak bangsa yang telah terbiasa hidup dalam perbedaan.
Perdamaian untuk Demokrasi dan demokrasi untuk Perdamaian tutur Bambang Herry mengawali pidatonya dalam acara menyambut hari solidaritas International yang tela ditetapkan tanggal 29 November setiap tahun nya oleh PBB untuk Bangsa Palestina sebagaimana seruan Majelis Umum PBB untuk memperingati Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina yang dirangkai dengan seruan Perdamaian ditahun politik bagi Bangsa Indonesia yang akan menggelar Pemilu tahun 2024.
Berangkat dari momentum peringatan Hari Solidaritas Iternasional, Bambang Herry menyerukan agar ditahun politik ini juga tumbuh Solidaritas antar kita untuk tetap menjaga Perdamaian diatas segalanya, menjadi tidak berarti eksistensi bangsa kita jika moralitas dan solidaritas tidak terbangun menuju peradaban tertinggi dalam kehidupan kita yaitu Perdamaian dalam perbedaan.
Dalam kesempatan itu Bambang Herry menyampaikan selamat menyambut hari Solidaritas Internasional bagi Rakyat Palestina, menutup acara Sarasehan Pimpinan Teras WPO di Jakarta

.jpg)















