- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Sekda Kab.Tangerang : Komitmen Penyediaan Rumah Layak Huni Jangan Putus Dan Berhenti

Keterangan Gambar : Sekda Kab Tangerang Moch Maesyal Rasyid dalam acara peluncuran buku Pedoman Penggunaan APBDes
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Penyediaan Rumah Layak Huni di Kabupaten Tangerang sampai dengan tahun 2022 sebanyak 13.000 yang melalui program Gebrak Pak Kumis sejumlah 6.000 sisanya melalui Pemerintah Pusat, Pemdes dan bantuan dari CSR.
Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kamis (22/9/22) mengatakan komitmen baik dari Pemerintah Pusat, Kabupaten dan Pemdes sangat diperlukan agar terus berjalan dan jangan putus.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
Maesyal juga mengatakan kedepannya akan dibuat regulasi bagi hasil pajak restribusi kepada Desa dan Kelurahan.
"Sehingga pemasukan menjadi bertambah, dan dapat melangsungkan program Rumah layak Huni di desanya masing-masing," ujarnya.
Program penyediaan rumah layak huni Standardnya dari buku panduan APBDes yang diluncurkan saat ini di Kabupaten Tangerang.
Menurut Maesyal masih ada Rumah Layak Huni yang belum tersentuh oleh Pusat, Kabupaten serta desa.
"Tetapi harapan kami adalah beberapa tahun kedepan rumah layak huni semakin banyak yang dibangun," ujarnya.
Dikatakan Maesyal Komitmen Bupati Tangerang akan terus melanjutkan program Penyediaan Rumah Layak Huni, sehingga di Kabupaten Tangerang kedepannya tidak ada lagi Rumah Yang Tidak Layak Huni.
Rudy menuturkan aspek positif Runah Layak Huni, dari sisi edukasi penghuni rumah bisa belajar nyaman.
"Sisi lain dari aspek kesehatan rumah menjadi bersih, dan bersih itu sehat, kemudian ada sanitasi yang baik, ventilasi, dan lain-lain," tuturnya.Jhn

















