- Bengkel Wijaya AC Mobil Tunjukkan Profesionalisme Tangani Berbagai Masalah AC Mobil, Dari Tid
- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
Sekda Kab.Tangerang : Komitmen Penyediaan Rumah Layak Huni Jangan Putus Dan Berhenti

Keterangan Gambar : Sekda Kab Tangerang Moch Maesyal Rasyid dalam acara peluncuran buku Pedoman Penggunaan APBDes
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Penyediaan Rumah Layak Huni di Kabupaten Tangerang sampai dengan tahun 2022 sebanyak 13.000 yang melalui program Gebrak Pak Kumis sejumlah 6.000 sisanya melalui Pemerintah Pusat, Pemdes dan bantuan dari CSR.
Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kamis (22/9/22) mengatakan komitmen baik dari Pemerintah Pusat, Kabupaten dan Pemdes sangat diperlukan agar terus berjalan dan jangan putus.
Baca Lainnya :
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
Maesyal juga mengatakan kedepannya akan dibuat regulasi bagi hasil pajak restribusi kepada Desa dan Kelurahan.
"Sehingga pemasukan menjadi bertambah, dan dapat melangsungkan program Rumah layak Huni di desanya masing-masing," ujarnya.
Program penyediaan rumah layak huni Standardnya dari buku panduan APBDes yang diluncurkan saat ini di Kabupaten Tangerang.
Menurut Maesyal masih ada Rumah Layak Huni yang belum tersentuh oleh Pusat, Kabupaten serta desa.
"Tetapi harapan kami adalah beberapa tahun kedepan rumah layak huni semakin banyak yang dibangun," ujarnya.
Dikatakan Maesyal Komitmen Bupati Tangerang akan terus melanjutkan program Penyediaan Rumah Layak Huni, sehingga di Kabupaten Tangerang kedepannya tidak ada lagi Rumah Yang Tidak Layak Huni.
Rudy menuturkan aspek positif Runah Layak Huni, dari sisi edukasi penghuni rumah bisa belajar nyaman.
"Sisi lain dari aspek kesehatan rumah menjadi bersih, dan bersih itu sehat, kemudian ada sanitasi yang baik, ventilasi, dan lain-lain," tuturnya.Jhn

















