- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Sanusi Ajak Warga Donasi Ikut Gerakan Bagi Sepatu untuk Yatim Piatu

Keterangan Gambar : Calon anggota DPR RI asal Partai Golkar Nomor Urut 6, Sanusi mengajak masyarakat luas bergerak untuk berbagi sepatu sekolah bagi anak-anak yatim
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Calon anggota DPR RI asal Partai Golkar Nomor Urut 6, Sanusi mengajak masyarakat luas bergerak untuk berbagi sepatu sekolah bagi anak-anak yatim piatu di daerah pemilihannya.
Gerakan ini diinisiasi Sanusi karena banyaknya anak yatim piatu yang juga harus mendapatkan dukungan dalam dunia pendidikan.
Menurut Politisi Muda ini, selama ini mungkin sudah banyak masyarakat yang memberikan bantuan kepada yatim piatu, hanya saja dirinya ingin fokus pada pemberian kaya manfaat dengan berbagi sepatu sekolah untuk anak-anak yatim piatu tersebut.
Baca Lainnya :
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
"Saat kunjungan ke sejumlah produsen sepatu di Cikupa, Kabupaten Tangerang, saya terpikir ide untuk mengajak mereka melakukan gerakan bagi sepatu bagi yatim piatu, mereka interes dan tertarik," kata Sanusi, Rabu (17/1/2024).
Salah satu produsen sepatu yang diajaknya melakukan gerakan ini adalah pemilik brand lokal Dorks, Arfan Najirun dan sejumlah kawan-kawan produsen sepatu yang terhimpun di organisasi yang diikuti Arfan.
"Hasil diskusi kami bersama pemilik Dorks dan kawan-kawan, ada ide ke arah sana. Namun ide ini tentu butuh support masyarakat luas dalam bentuk sama-sama memberikan donasi yang nantinya hasil donasi itu dibelikan sepatu produk lokal dan akan diserahkan ke anak-anak yatim piatu," kata Sanusi.
Pria yang maju dari Dapil Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang ini menegaskan, dengan adanya gerakan ini semoga masyarakat bisa tergerak, UMKM khusus Sepatu terbantu, dan anak-anak yatim piatu menerima manfaat.
"Kami sudah mulai melaksanakannya. Semoga rencana ini dapat dukungan luas warga dengan target minimal 1000 sepatu setiap tahun. Jika ada warga yang berminat bergerak bersama saya sangat terbuka dan silahkan menghubungi saya," tandas Founder Serikat UMKM Nusantara tersebut.
Arfan Najirun, Direktur Brand Sepatu Dorks, mengapresiasi rencana ini. Bahkan pihaknya bersama produsen sepatu merk lokal lainnya di Cikupa, siap memberikan harga khusus dan lebih terjangkau bagi masyarakat yang membeli produk sepatu mereka untuk program bantuan anak yatim piatu ini.
"Kami siap support. Ini juga bantuk kepedulian masyarakat terhadap brand lokal dan sebagai alat tebar manfaat bagi yang membutuhkan. Ide Pak Sanusi ini selain bisa mengangkat UMKM juga bisa bermanfaat bagi anak anak Yatim," papar Arfan.
Ketua Himpunan Wanita Karya (HWK) Kota Tangerang , Ika Lestari mengaku akan turut serta jika program ini dijalankan. "Program yang sangat bagus dan bermanfaat, kami siap dukung," kata Ika yang juga Caleg Golkar Dapil Cipondoh Pinang tersebut.
Gerakan ini kata Caleg Nomor urut 3 ini, dianggap bisa menjadi jembatan komunikasi partai dengan warga. "Warga kami harapkan juga tergerak untuk bisa melakukan aksi ini kelak. Jika Sanusi sudah memulai, diharapkan bisa berkepanjangan dan terus menerus dilaksanakan," tandas Ika Lestari. ** (Jhn)










1.jpg)





