- Bupati Shalahuddin Hadiri Puncak Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
- Bahlil Ungkap Potensi Besar Energi Indonesia, PLTA Papua hingga Kalimantan Jadi Andalan
- Jakarta-New York Tukar Pengalaman Atasi Masalah Perkotaan, Jakarta Bond Jadi Sorotan
- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
Bahlil Ungkap Potensi Besar Energi Indonesia, PLTA Papua hingga Kalimantan Jadi Andalan

Keterangan Gambar : Bahlil saat membuka Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Selasa (22/9/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Tangsel– Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut Indonesia memiliki peluang investasi yang besar di sektor energi. Peluang tersebut semakin terbuka seiring meningkatnya kebutuhan listrik dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Hal itu disampaikan Bahlil saat membuka Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Selasa (22/9/2026).
Bahlil mengatakan kebutuhan energi di Indonesia diperkirakan terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan permintaan pasar. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peluang bagi dunia usaha untuk mengembangkan berbagai sumber energi yang tersedia di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Bahlil Ungkap Potensi Besar Energi Indonesia, PLTA Papua hingga Kalimantan Jadi Andalan
- BNI Private Dinobatkan sebagai Best Private Bank in Indonesia 2026
- 300 Becak Listrik Bantuan Prabowo Mengaspal di Majalengka, Ini Faktanya
- Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
Indonesia memiliki beragam potensi energi yang dapat dikembangkan, mulai dari energi surya, tenaga air, panas bumi hingga energi angin.
“Dan saya yakin juga kepada teman-teman bahwa harga kita akan jauh lebih kompetitif ketimbang produksi listrik dari negara-negara yang lain. Kita akan memberikan kemudahan-kemudahan bagi Bapak-Ibu semua,” ujar Bahlil.
Ia menegaskan pemerintah membuka peluang bagi investor untuk ikut mengembangkan potensi energi di berbagai wilayah Indonesia. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat infrastruktur kelistrikan sekaligus memenuhi kebutuhan energi yang terus bertambah.
Salah satu potensi yang disoroti Bahlil adalah pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Ia menyebut sejumlah wilayah di Indonesia memiliki potensi tenaga air dalam skala besar yang masih dapat dikembangkan.
“Kalau ada yang mau air, PLTA di Papua. Sungai Mambramo. Potensinya 23 gigawatt. Kalau di Kalimantan di Kayang itu kurang lebih sekitar 12 gigawatt,” kata Bahlil.
Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi bagian dari pengembangan sistem kelistrikan nasional sekaligus membuka ruang investasi baru di sektor energi.
Bahlil pun mengajak para pelaku usaha dan investor untuk melihat peluang pengembangan energi di Indonesia sebagai bagian penting dari pembangunan infrastruktur kelistrikan di masa mendatang.
Dengan meningkatnya kebutuhan listrik, pemerintah mendorong pemanfaatan berbagai sumber energi yang tersedia di dalam negeri agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan memenuhi kebutuhan masyarakat maupun industri.(AS/MP).















