- Bupati Shalahuddin Hadiri Puncak Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
- Bahlil Ungkap Potensi Besar Energi Indonesia, PLTA Papua hingga Kalimantan Jadi Andalan
- Jakarta-New York Tukar Pengalaman Atasi Masalah Perkotaan, Jakarta Bond Jadi Sorotan
- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
Jakarta-New York Tukar Pengalaman Atasi Masalah Perkotaan, Jakarta Bond Jadi Sorotan

Keterangan Gambar : Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani.(Dok Pribadi).
MEGAPOLITANPOS.COM, New York– Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani di Civic Hall, New York, Amerika Serikat, Minggu (20/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang pertukaran pengalaman antara Jakarta dan New York dalam menghadapi berbagai persoalan perkotaan, mulai dari transportasi publik, kemacetan, banjir, polusi udara hingga pembiayaan pembangunan infrastruktur melalui obligasi daerah.
Salah satu pembahasan utama adalah strategi Jakarta dalam mengatasi kemacetan dan meningkatkan layanan transportasi publik. Mamdani secara khusus menggali pengalaman Jakarta dalam mengembangkan sistem transportasi untuk menghadapi tingginya mobilitas masyarakat.
Baca Lainnya :
- Jakarta-New York Tukar Pengalaman Atasi Masalah Perkotaan, Jakarta Bond Jadi Sorotan
- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Demi Keselamatan Siswa, DKI Jakarta Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai Besok
- Bank Jakarta Raih Corporate Secretary Champion 2026
Pramono menjelaskan bahwa pengembangan Transjabodetabek menjadi salah satu strategi untuk memperkuat konektivitas Jakarta dengan wilayah penyangga sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
“Setiap hari lebih dari empat juta orang keluar-masuk Jakarta, terutama pada jam sibuk. Melalui Transjabodetabek, kami ingin mengurangi kemacetan dan volume kendaraan yang masuk ke Jakarta sekaligus memperkuat konektivitas wilayah,” ujar Pramono, seperti dikutip dari siaran pers Pemprov DKI Jakarta, Senin (21/9/2026).
Selain pengembangan transportasi, Pramono turut memaparkan kebijakan Jakarta dalam memperluas akses transportasi umum. Pemprov DKI Jakarta saat ini memberikan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat, di antaranya lansia, penyandang disabilitas, pelajar penerima KJP, serta mahasiswa penerima KJMU.
Strategi Jakarta Atasi Banjir
Persoalan banjir juga menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan kedua pemimpin kota tersebut.
Pramono menjelaskan sejumlah langkah Jakarta dalam memperkuat pengendalian banjir, termasuk pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, pengurangan penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah atau land subsidence, serta pengembangan Giant Sea Wall.
“Sama seperti New York, salah satu tantangan Jakarta adalah banjir. Karena itu, kami terus memperkuat infrastruktur pengendalian banjir, mengurangi penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah, serta mengembangkan Giant Sea Wall,” kata Pramono.
Kedua kota juga memiliki tantangan serupa dalam pengelolaan kawasan perkotaan, termasuk kebutuhan memperkuat infrastruktur dan menjaga kualitas lingkungan di tengah tingginya aktivitas masyarakat.
New York Siap Berbagi Pengalaman soal Jakarta Bond
Pembahasan lain yang menjadi perhatian adalah rencana Pemprov DKI Jakarta menerbitkan obligasi daerah atau Jakarta Bond untuk mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur perkotaan.
Mamdani menyambut rencana tersebut dan menawarkan pertukaran pengetahuan antara tim keuangan New York dan Jakarta. New York sendiri memiliki pengalaman menggunakan obligasi untuk mendukung pembiayaan berbagai pembangunan dan fasilitas publik.
“Saya sangat antusias dan mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah. Kami siap mengirimkan tim keuangan untuk berbagi pengalaman dengan Pemprov DKI Jakarta mengenai persiapan dan proses penerbitan obligasi daerah,” kata Mamdani.
Pertemuan bilateral tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran pengalaman, tetapi dapat membuka peluang kerja sama yang lebih konkret antara Jakarta dan New York.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai isu perkotaan yang menjadi tantangan bersama, termasuk transportasi publik, pengelolaan lingkungan, ketahanan terhadap banjir serta pembiayaan pembangunan infrastruktur.
Pertemuan Pramono dan Mamdani berlangsung di tengah agenda Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026 di New York pada 19–21 September 2026. Forum tersebut mempertemukan para pemimpin kota dunia untuk membahas berbagai persoalan perkotaan dan mencari solusi melalui kerja sama antarkota.(AS/MP).

.jpg)













