- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
Sambut Kedatangan Bhikkhu Thudong, Plt. Wali Kota Bekasi Beri Apresiasi dan Dukungan

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Bekasi - Perayaan Waisak Tahun 2023 yang akan diperingati pada tanggal 4 Juni 2023 tahun ini di warnai dengan kedatangan para puluhan bhikkhu yang akan berjalan kaki menuju Candi Borobudur. Hal itu dilakukan dalam rangka Ritual Thudong menyambut Hari Raya Waisak 2023.
Kota Bekasi tepatnya di Wihara Buddha Dharma menjadi salah satu tujuan yang didatangi oleh seluruh Bhikkhu Sangha yang berasal dari 4 Negara yaitu Thailand, Singapura, Malaysia dan Indonesia.
Plt. Wali Kota Bekasi menyambut kedatangan Bhikkhu dan merasa bangga karena Kota Bekasi telah dipilih menjadi tempat persinggahan para Bhikku dalam melakukan perjalanan sebelum nantinya akan berujung di Candi Borobudur.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
"Pemerintah sangat mengapresiasi dan memberi dukungan mudah-mudahan ini akan menjadi suatu kebaikan pada masyarakat Kota Bekasi. Dukungan yang diberikan dengan memberi fasilitas dan kesempatan untuk bermalam untuk meditasi, dan hari ini akan akan diadakan pelepasan setelah beristirahat sampai di karawang" ujar Tri
"Saya kira toleransi di Kota Bekasi sudah menjadi nafas kehidupan dan menjadi satu sikap perilaku, jadi bukan sesuatu yang harus diciptakan tetapi ini sudah menjadi turun menurun bahwa memang pada dasarnya warga masyarakat Kota Bekasi sangat dan bisa menerima perbedaan yang ada, Pemerintah hanya tinggal mengeloborasi memberikan kesempatan untuk memotivasi kepada seluruh anak bangsa yang ada di kota Bekasi utk kemudian mereka bisa melaksanakan tidak saja ibadah tetapi kegiatan kegamaan lainnya yang sudah ditentukan tentunya" tandasnya
Tri menambahkan juga telah mempunyai konsep dan sudah tersedianya tanah kurang lebih 2 hektar di Mustikajaya, dan akan membangun satu tempat rumah ibadah yang merepresentasikan agama yang ada dan berkembang tumbuh di Kota Bekasi seperti Masjid, Gereja , Klenteng, Wihara.
Terakhir, Tri berharap dapat terus mencengkramkan satu bentuk toleransi, bahwa umat bisa bersama-sama melaksanakan ibadah pada tempat yang sama dan mungkin dengan waktu yang bersamaan.** (Saipul maulana)

















