- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- BNI Perkuat Dukungan untuk PBSI, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Indonesia Kian Bersinar
- Kolaborasi PRSI dan IESPA Siap Dorong Kreativitas Generasi Muda Indonesia
- Bunga PNM Mekaar Akan Dipangkas, Presiden Prabowo Dorong Keadilan Ekonomi Berbasis Pancasila
- Anggota DPRD Barito Utara H Nurul Anwar Sampaikan Pesan Idul Adha 1447 H,Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
- Anggota DPRD Barito Utara Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-63 untuk Ketua DPRD Hj Mery Rukaini
- Kodim 1013 Muara Teweh Ucapkan Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus 2026
- DPRD Hadiri Rakor Tata Kelola Pemkab Barito Utara di Gedung KPK RI
- BRI Life Hadirkan CSR Berkelanjutan: Dari Kesehatan Mata hingga Penguatan Ekonomi Desa
- KPK Dampingi Perbaikan Tata Kelola, Pemkab Barito Utara Siapkan Langkah Pembenahan
Rini Syarifah Apresiasi Acara Siraman Gong Kyai Pradah, Tonggak Kebangkitan Ekonomi Kabupaten Blitar

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah bersama Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar di acara Siraman Gong Kyai Pradah di Lodoyo Sutojayan
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebuah acara tradisi setiap memperingati Maulid Nabi Mohamad SAW, 12 Maulid Rabiul Awal sebuah acara sakral rutin digelar, yakni siraman pusaka Gong Kyai Pradah bertempat di aloon - aloon Kecamatan Sutojayan pada Minggu (09/10/22).
Acara ini digelar sangat meriah pasca pandemi Covid 19, hadir secara langsung adalah Wakil Ketua DPR RI Mohaimin Iskandar, Bupati Rini Syarifah dan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso, Forkopimda, Sekda Izul Marom, Asisten, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa/Kelurahan se Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar dalam sambutanya mengatakan, peringatan Maulid Nabi dan Siraman Pusaka Gong Kyai Pradah merupakan tradisi budaya yang harus dijaga kelestariannya, masa pandemi sudah kita lewati, namun masyarkat diminta agar tetap waspada. Sekarang masih dalam masa pemulihan bangkitnya perekonomian di Kabupaten Blitar.
Baca Lainnya :
- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- SIAL Interfood 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Pangan Global
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
- Indonesia Bidik Penguatan Industri Nasional Lewat Kolaborasi Strategis dengan Rusia

"Melalui kegiatan ini kiranya menjadi tonggak bangkitnya perekonomian di Kabupaten Blitar, Siraman Gong Kyai Pradah menjadi sarana bagi pelaku UMKM bangkit lebih cepat dan Pulih lebih kuat,"ungkap Bupati Blitar.
Siraman Gong Kyai Pradah tahun ini banyak mengundang antusias masyarakat Kabupaten Blitar, para pedagang, sehingga menambah pendapatan para pedagang masyarakat sekitarnya, kondisi seperti ini tak lepas juga adanya peran masyarakat yang sudah mengikuti vaksin, dan acara siraman Gong Kyai Pradah bisa ramai pengunjung.
"Untuk itu sekali lagi, saya ingatkan tetap waspada, jaga kesehatan, jaga pula lingkungan agar tetap bersih dan sehat," tuturnya
Dilain sisi Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar juga menyampaikan, bahwa, siraman Gong Kyai Pradah ini merupakan warisan budaya leluhur yang harus kita lestarikan. Karena sebagai destinasi wisata budaya yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Jawa Timur.

"Semoga keragaman adat budaya bangsa ini terus dilestarikan, Siraman Gong Kyai Pradah selain agenda destinasi, juga bentuk implentasi membangkitkan roda perekonomian, dan acara ini juga terkandung nilai religius, agamis, karena bertepatan dengan Maulid Nabi," ujar Muhaimin.
Selain itu Bupati Blitar juga menandaskan, Siraman Gong Kyai Pradah memiliki ciri khas tersendiri, sebulan menjelang pelaksanaan kegiatan, banyak para pedagang di luar Blitar berdatangan guna ngalab berkah di aloon-aloon Lodoyo.
"Ini adalah peluang bagi pelaku UMKM lokal Kabupaten Blitar untuk menjual produknya, saya berpesan kedepan agar stand penjual ditata lebih rapi sehingga jika dilihat lebih estetik sehingga menarik minat pengunjung," imbuhnya
Bupati menambahkan, aloon - aloon Sutojayan saat malam hari, pihaknya mempersilahkan para pegiat seni menggelar berbagai pertunjukan, mengingat pada malam hari di depan aloon - aloon banyak warga yang healing bersama keluarga di tempat ini sambil kulineran. Bahkan latar depan alun-alun Lodoyo bisa untuk pentas seni.
"Monggo para pegiat seni untuk bisa mengekspresikan karyanya dan dinikmati oleh masyarakat luas. Saya ingin, kita semua sebagai pecinta seni budaya yang pada akhirnya karya seni budaya tersebut bisa mendunia,"pungkas Rini Syarifah. (za/mp)











.jpg)





