- Robot Wudhu Otomatis hingga Robot Sumo, Wapres Gibran Tinjau Karya Santri Didampingi PRSI
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Persatuan Perempuan Sidoarjo Berbagi Takjil dan Suarakan Perdamaian Untuk Pimpinan Sidoarjo
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- Satgas Saber Polda Metro Tegur dan Minta Pedagang Pasar di Jakarta Barat Menjual Bapokting Sesuai Harga Acuan
- 117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas
- PWHI Surati DPKAD Kab.Tangerang Terkait Dugaan Penyalahgunaan Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel. Kutabumi
- Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
- Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien
Relawan Prabowo dan LSM LIRA Dorong Ryano Panjaitan Jadi Menpora: Dinilai Punya Kapasitas dan Komitmen Majukan Pemuda & Olahraga

Keterangan Gambar : Ryano Panjaitan- Jusuf Rizal
MEGAPOLITANPOS.COM, Medan – Relawan Prabowo Subianto bersama LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) secara terbuka mengusulkan nama tokoh muda, Ryano Panjaitan, untuk mengisi kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Usulan ini disampaikan menyusul pencopotan Dito Ariotedjo dari jabatan Menpora oleh Presiden Prabowo.
Menurut Presiden LSM LIRA, K.R.H. HM. Jusuf Rizal, SH, sosok Menpora ideal harus memiliki pemahaman mendalam tentang dunia kepemudaan dan olahraga, bukan sekadar ditunjuk karena faktor kedekatan politik.
“Menpora harus hadir menjadi pemimpin pemuda dari semua golongan dan mampu mengelola olahraga lintas cabang. Untuk itu, kami menilai figur seperti Ryano Panjaitan layak dipertimbangkan,” tegas Jusuf Rizal kepada wartawan di Medan, Sumatera Utara.
Baca Lainnya :
- Gentengisasi Menyala ! Saatnya Majalengka Naik Level Nasional
- Hadiri Milad PUI ke-108 di Majalengka, Kapolri Ingatkan Risiko Global dan Pentingnya Stabilitas Nasional
- Pimpin Cabor Percasi Kota Blitar Ini Pesan Mohammad Trijanto Kepada Atlit
- PP PERISAI Syarikat Islam Dukung Polri Tetap di Bawah Komando Presiden
- 166 Titik Sekolah Rakyat Beroperasi, BNI Perkuat Inklusi Keuangan Pendidikan Nasional
Kritik Tajam Dunia Olahraga dan Kepemudaan
Jusuf Rizal, yang juga Relawan Prabowo berdarah Madura–Batak, menyoroti merosotnya prestasi olahraga nasional di hampir semua cabang. Menurutnya, kejayaan olahraga Indonesia terakhir terlihat pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.
“Kini olahraga kita melemah. Menpora sebelumnya tidak punya konsep dan gagasan cemerlang. Akibatnya, prestasi merosot, industri olahraga pun banyak mati,” jelasnya.
Tak hanya sektor olahraga, dunia kepemudaan pun dinilai belum tertata baik. Meski banyak organisasi kepemudaan bermunculan, pembinaannya dianggap minim sehingga tak jarang justru kontraproduktif.
“Kalau program kepemudaan tidak ditata dengan baik, jangan harap ada Generasi Emas 2045. Yang terjadi justru generasi cemas,” tambahnya.
Ryano Panjaitan Dianggap Figur Tepat
Dalam pandangan Relawan Prabowo dan LSM LIRA, sosok Ryano Panjaitan yang kini menjabat Ketua Umum KNPI memiliki rekam jejak positif di dunia kepemudaan. Kapasitas, kapabilitas, dan komitmennya dianggap memenuhi kriteria untuk memimpin Kemenpora di era pemerintahan Prabowo.
“Kami hanya memberi masukan agar Presiden berhati-hati memilih Menpora. Figur seperti Ryano Panjaitan lebih tepat karena punya rekam jejak baik,” tegas Jusuf Rizal yang juga Ketua Umum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia).
Rekam Jejak Panjang Jusuf Rizal di Dunia Olahraga
Sebagai catatan, Jusuf Rizal bukan figur baru di bidang olahraga. Ia pernah menjabat Direktur Promosi dan Pembinaan Usia Muda di PSSI serta sempat mencalonkan diri sebagai Ketum PSSI menggantikan Agum Gumelar.
Ia juga dikenal sebagai penggagas berbagai kompetisi usia dini seperti Ligana Milo, Liga Shampo Lifebuoy, Liga Campina, Piala Extra Joss, Liga Pertamina, hingga mengantarkan Tim Sepakbola U-12 berlaga di Kanga Cup, Australia. Bahkan, Jusuf pernah terlibat dalam penyelenggaraan APSSO (Asean Primary School Sport Olympiad) serta Festival Olahraga Anak yang kemudian melahirkan FORMI (Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia).
Dengan rekam jejak tersebut, usulannya soal figur Menpora diyakini memiliki dasar kuat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















