- Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
- Bupati Eman Resmikan Revitalisasi SMPN 1 Leuwimunding, Ini Harapannya
- Kementerian UMKM: Opera Batak Jadi Motor Penggerak Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM
- Jakarta Fair 2026 Sukses Besar, Ribuan Pelaku Usaha Dongkrak Perputaran Ekonomi Jakarta
- Bupati Barito Utara Lepas Kontingen O2SN 2026, Minta Atlet Junjung Tinggi Sportivitas
- Tradisi Bersih Desa Sumberagung Wujudkan Integral Kebhinekaan Nusantara
- Hari Terakhir Jakarta Fair 2026, Diskon hingga 80 Persen dan Pesta Kembang Api Siap Memukau
- Perkuat Ukhuwah, Subling ke-45 di Masjid Al-Mustaqim Dihadiri Ratusan Jamaah
- Pengurus Ranting Muslimat NU Desa Tumpang Kecamatan Talun Menggelar Pengajian dan Santunan Yatim Piatu
- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
DPD Nasdem Kabupaten Blitar: Maknai Idhul Adha Implementasi Membunuh Watak Ego

Keterangan Gambar : Nurhadi S,Pd M.H ketua DPD Nasdem Kabupaten Blitar
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar - Idhul Kurban dimaknai sebagai filosofi membunuh ego umat manusia, disamping meneladani Nabi Ismail yang taat dengan perintah Sang Khalim, tanggal 27 Mei 2026 adalah momen sakral Umat Islam, karena bertepatan dengan Hari Raya Idhul Adha, atau hari raya Kurban. Terkait dengan itu Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Blitar ikut meramaikan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban menyembelih satu ekor sapi dan dua ekor kambing.
Dalam acara yang berlangsung di Kantor DPD NasDem Kabupaten Blitar jalan raya Gaprang, dihadiri oleh Nurhadi S,Pd M.H ketua DPD Nasdem Kabupaten Blitar menyampaikan, daging Kurban dibagikan kepada masyarakat sekitar kantor partai serta seluruh jajaran kepengurusan. " Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembinaan nilai keagamaan dan karakter bagi seluruh kader," Ujarnya.
Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Blitar, Nurhadi menjelaskan, langkah ini merupakan wujud syukur dan pengamalan langsung ajaran Nabi Muhammad SAW. Seluruh unsur pimpinan dan pengurus berkomitmen membiasakan kebaikan dan budaya berbagi sebagai bagian dari perjalanan organisasi.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Resmikan Revitalisasi SMPN 1 Leuwimunding, Ini Harapannya
- Perkuat Ukhuwah, Subling ke-45 di Masjid Al-Mustaqim Dihadiri Ratusan Jamaah
- Pengurus Ranting Muslimat NU Desa Tumpang Kecamatan Talun Menggelar Pengajian dan Santunan Yatim Piatu
- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
"Alhamdulillah tahun ini ikut berpartisipasi melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor sapi. Ini selain kita mengikuti apa yang sudah diajarkan oleh ayah Nabi Ismail Nabi Ibrahim AS. Beliau adalah putra pertama Nabi Ibrahim yang lahir dari ibunda Siti Hajar.
Kisah hubungan mereka diabadikan dalam sejarah sebagai teladan ketaatan dan kasih sayang antara ayah dan anak, termasuk saat Nabi Ibrahim bersedia menjalankan perintah Allah SWT untuk menyembelih Ismail.
Menurut Nurhadi, tujuan utama kegiatan ini adalah meneladani keteladanan dari Nabi Muhammad SAW yaitu makna pengorbanan sejati.
"Tujuan yang pertama adalah mencontoh atau meneladani keteladanan dari Nabi Muhammad SAW, di mana kita rela melakukan penyembelihan kurban yang nantinya dibagi-bagi, baik di lingkungan kantor DPD, kepada seluruh pengurus, baik di tingkat DPD maupun di jajaran kepengurusan," jelas Nurhadi.
Lebih lanjut, Nurhadi mengungkapkan makna hakiki di balik ibadah ini. Bagi kader Nasdem, kurban secara syariah bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan berani membuang sifat buruk dalam diri seperti sombong, merasa paling benar, atau merasa paling hebat dibanding orang lain.
"Harapannya sebenarnya penyembelihan hewan kurban secara syariah, secara hakikatnya itu kita menyembelih ego, kemudian nafsu kita sendiri. Yang mana kita merasa paling hebat, kita merasa paling benar, kita merasa yang paling unggul, gitu ya," tegasnya.
Selain makna batin, kegiatan ini juga bernilai sosial tinggi. Nurhadi ingin momen ini membuat kader peka terhadap kondisi masyarakat, terutama mereka yang jarang mengonsumsi daging. Agar kebahagiaan hari raya juga dirasakan merata dan rezeki yang diterima pengurus tidak hanya dinikmati sendiri.
"Dengan momen Hari Raya Idul Adha ini, kita bisa ikut merasakan bagaimana saudara-saudara kita yang mungkin jarang sekali mengonsumsi daging sapi, daging kambing, dan sebagainya ini. Alhamdulillah, mereka ikut bergembira, ikut merasakan. Artinya, rezeki yang didapat pengurus DPD ini tidak hanya berkorban untuk kepentingan sendiri, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat sekitar," jelasnya.
Lebih lanjut Nurhadi menegaskan, semangat kurban ini harus terbawa ke dalam sikap berorganisasi dan bermasyarakat. Diharapkan lahir karakter pemimpin yang mengutamakan kepentingan umum dan kemajuan Kabupaten Blitar di atas kepentingan pribadi atau kelompok sempit.
"Ini untuk menciptakan karakter masyarakat yang berkarakter, yang lebih mengutamakan kepemimpinan, serta mengutamakan kepentingan Kabupaten Blitar daripada kepentingan kelompok atau kepentingan pribadi," tegasnya.
Nurhadi berjanji kegiatan ini akan menjadi agenda rutin. Ia optimis dukungan masyarakat semakin kuat, sehingga jumlah hewan kurban dan partisipasi kader bisa terus bertambah dari tahun ke tahun.
"Kegiatan ini insyaallah akan kita upayakan lakukan secara rutin. Kalau tahun ini masih satu ekor, kita yakin masyarakat Kabupaten Blitar semakin mengetahui keberadaan dan karya kita. Harapannya tahun-tahun berikutnya partisipasi bisa terus bertambah dan meningkat terus," pungkas Nurhadi.(za/mp )














