- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Puasa Bukan Sekadar Ibadah, Ade Duryawan: Energi Perubahan Sosial dan Kemanusiaan

Keterangan Gambar : Pembina Majelis Sabda Langit Ar-Rahman, Ade Duryawan
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Momentum Ramadan dimaknai lebih luas oleh Pembina Majelis Sabda Langit Ar-Rahman, Ade Duryawan. Dalam pesannya yang disampaikan kepada jamaah, ia menegaskan bahwa puasa bukan hanya ibadah transendental, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan kemanusiaan yang kuat.
"Puasa adalah energi perubahan sosial. Berdimensi luas, tidak sekadar ibadah transendental, tetapi terpaut erat dengan relasi sosial-kemanusiaan," ujar Ade Duryawan.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa seharusnya mampu melahirkan kepedulian sosial, memperkuat solidaritas, serta membangun empati terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang kurang beruntung.
Baca Lainnya :
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
Ia menjelaskan, Ramadan menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Puasa melatih pengendalian diri, kejujuran, serta kepekaan sosial yang pada akhirnya berdampak pada terciptanya harmoni dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan di Majelis Sabda Langit Ar-Rahman, yang beralamat di Blok Ahad Cisambeng, Palasah, Kabupaten Majalengka. Majelis ini mengusung semangat "Persaudaraan dan Kemanusiaan" sebagai nilai dasar gerakannya.
Ade berharap, Ramadan tidak hanya berhenti pada ritual tahunan, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak perubahan sosial yang nyata di lingkungan sekitar.
"Ketika puasa mampu membentuk karakter peduli dan berempati, di situlah nilai kemanusiaan menemukan maknanya," pungkasnya. ** (Agit)

















