- Puasa Bukan Sekadar Ibadah, Ade Duryawan: Energi Perubahan Sosial dan Kemanusiaan
- Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro
- Perkuat Pencegahan Stunting, Posyandu RW 03 Batu Ampar Terima Bantuan Sarana dari Dr. Anis Byarwati
- Safari Ramadan SIMAMA Hadirkan Layanan Publik Keliling di Majalengka, Berikut Jadwal Lengkapnya
- PWI Majalengka Apresiasi Sikap Terbuka Kapolri Layani Doorstop di Tengah Sorotan Kasus Oknum
- Polisi Tangkap Debt Collector Pelaku Penusukan Advokat
- FK LPM Bogor Selatan Curhat ke Ketua DPRD Kota Bogor, Persoalkan Batasan Usia di Perwali 28
- Hadiri Festival Ramadhan PGS 2026, Endah Purwanti Tegaskan Dukungan DPRD Kota Bogor Terhadap Ekonomi Rakyat
- Hadiri Kajian Bahagia Bersama Al-Qur\'an, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jadikan Ramadan Momen Cuci Gudang Dosa
- Polres Blitar Kota Gelar Tes Urine Mendadak untuk PJU, Kapolsek dan Personil, Cegah Lahgun Narkoba Internal
Puasa Bukan Sekadar Ibadah, Ade Duryawan: Energi Perubahan Sosial dan Kemanusiaan

Keterangan Gambar : Pembina Majelis Sabda Langit Ar-Rahman, Ade Duryawan
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Momentum Ramadan dimaknai lebih luas oleh Pembina Majelis Sabda Langit Ar-Rahman, Ade Duryawan. Dalam pesannya yang disampaikan kepada jamaah, ia menegaskan bahwa puasa bukan hanya ibadah transendental, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan kemanusiaan yang kuat.
"Puasa adalah energi perubahan sosial. Berdimensi luas, tidak sekadar ibadah transendental, tetapi terpaut erat dengan relasi sosial-kemanusiaan," ujar Ade Duryawan.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa seharusnya mampu melahirkan kepedulian sosial, memperkuat solidaritas, serta membangun empati terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang kurang beruntung.
Baca Lainnya :
- Puasa Bukan Sekadar Ibadah, Ade Duryawan: Energi Perubahan Sosial dan Kemanusiaan
- Safari Ramadan SIMAMA Hadirkan Layanan Publik Keliling di Majalengka, Berikut Jadwal Lengkapnya
- PWI Majalengka Apresiasi Sikap Terbuka Kapolri Layani Doorstop di Tengah Sorotan Kasus Oknum
- Refleksi Setahun Eman - Dena, Pemkab Majalengka Tegaskan Komitmen Langkung Sae
- Muhammadiyah Umumkan Salat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
Ia menjelaskan, Ramadan menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Puasa melatih pengendalian diri, kejujuran, serta kepekaan sosial yang pada akhirnya berdampak pada terciptanya harmoni dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan di Majelis Sabda Langit Ar-Rahman, yang beralamat di Blok Ahad Cisambeng, Palasah, Kabupaten Majalengka. Majelis ini mengusung semangat "Persaudaraan dan Kemanusiaan" sebagai nilai dasar gerakannya.
Ade berharap, Ramadan tidak hanya berhenti pada ritual tahunan, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak perubahan sosial yang nyata di lingkungan sekitar.
"Ketika puasa mampu membentuk karakter peduli dan berempati, di situlah nilai kemanusiaan menemukan maknanya," pungkasnya. ** (Agit)
















