- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Jangkau Lokasi Sempit, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam Gunakan Motor.
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
- BRI Life Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama KAPJ
Puasa Bukan Sekadar Ibadah, Ade Duryawan: Energi Perubahan Sosial dan Kemanusiaan

Keterangan Gambar : Pembina Majelis Sabda Langit Ar-Rahman, Ade Duryawan
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Momentum Ramadan dimaknai lebih luas oleh Pembina Majelis Sabda Langit Ar-Rahman, Ade Duryawan. Dalam pesannya yang disampaikan kepada jamaah, ia menegaskan bahwa puasa bukan hanya ibadah transendental, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan kemanusiaan yang kuat.
"Puasa adalah energi perubahan sosial. Berdimensi luas, tidak sekadar ibadah transendental, tetapi terpaut erat dengan relasi sosial-kemanusiaan," ujar Ade Duryawan.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa seharusnya mampu melahirkan kepedulian sosial, memperkuat solidaritas, serta membangun empati terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang kurang beruntung.
Baca Lainnya :
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
Ia menjelaskan, Ramadan menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Puasa melatih pengendalian diri, kejujuran, serta kepekaan sosial yang pada akhirnya berdampak pada terciptanya harmoni dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan di Majelis Sabda Langit Ar-Rahman, yang beralamat di Blok Ahad Cisambeng, Palasah, Kabupaten Majalengka. Majelis ini mengusung semangat "Persaudaraan dan Kemanusiaan" sebagai nilai dasar gerakannya.
Ade berharap, Ramadan tidak hanya berhenti pada ritual tahunan, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak perubahan sosial yang nyata di lingkungan sekitar.
"Ketika puasa mampu membentuk karakter peduli dan berempati, di situlah nilai kemanusiaan menemukan maknanya," pungkasnya. ** (Agit)







.jpg)



.jpg)




