- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Daftar Segera..Kemenhub Sediakan 69 Ribu Tiket Mudik Gratis Kapal Laut
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
- Biro SDM Polda Metro Jaya Jalin Kerjasama dengan Empat Perguruan Tinggi
- Menkop: Eksistensi Kopdes Merah Putih Merupakan Implementasi Dari Prabowonomics
- Paripurna III DPRD Barito Utara, Bupati Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Lima Raperda
- Anggota DPRD Barito Utara Semarakkan Safari Ramadhan di Lahei Barat, Pererat Silaturahmi Hingga Pelosok Desa
- Robot Wudhu Otomatis hingga Robot Sumo, Wapres Gibran Tinjau Karya Santri Didampingi PRSI
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
PSSI Jangan Ikut Terlibat Politik, Fokus Pada Prestasi Sepakbola Nasional Saja.
\"Saya mensinyalir statemen PSSI itu by order kepentingan politik loka

Keterangan Gambar : Agung Nugroho Ketua Nasional Rekan Indonesia
MEGAPOLITANPOS.COM: Pernyataan PSSI yang menyatakan stadion Jakarta Internasional Stadion (JIS) tidak memenuhi standar FIFA sehingga membatalkan rencana pertandingan persahabatan dengan timnas Curacao di nilai syarat kepentingan politik.
Hal ini disampaikan oleh aktivis 98, Agung Nugroho dalam siaran persnya pagi ini (11/9) di Jakarta. Agung menyebutkan bahwa PSSI sebagai lembaga yang menaungi olahraga sepakbola seharusnya dapat menghindar dari kepentingan politik yang memanfaatkan PSSI dalam rangka menurunkan citra Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI.
"Saya mensinyalir statemen PSSI itu by order kepentingan politik lokal, tujuannya untuk menjegal Anies Baswedan dalam bursa capres 2024" tegas Agung.
Baca Lainnya :
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- 117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas
- Safari Ramadan 1447 H, Bupati Eman Suherman Hadirkan Kehangatan dan Semangat SAE Keun di Putridalem
Agung menyayangkan jika PSSI yang ikut-ikutan terlibat dalam kepentingan politik satu kelompok dalam persaingan pilpres 2024. Hal ini akan menegasikan tujuan didirikannya PSSI, yang pada awal didirikan bertujuan sebagai alat pemersatu bangsa dan menjadi garda depan dalam membawa jatidiri bangsa dihadapan internasional, justru menjadi alat pemecah persatuan bangsa.
"Seharusnya PSSI fokus pada pencapaian prestasi sepakbola nasional, jangan justru melibatkan diri dalam kepentingan politik kelompok yang sedang bersaing jelang pilpres 2024" tambah Agung.
Statemen PSSI yang menyatakan stadion JIS tidak standar FIFA adalah hal yang aneh, karena club Barcelona dan Athletico Madrid yang berlaga dalam Indonesian Youth Championship (IYC) 2021 justru memuji stadion JIS mulai dari fasilitas, rumput sampai kemegahannya.
"Tanpa meremehkan penilaian PSSI, jadi agak aneh kalau klub kelas dunia seperti Barcelona dan Athletico Madrid saja memuji JIS, jika tidak standar FIFA sudah pasti akan dapat keluhan" ungkap Agung yang juga ketua nasional Rekan Indonesia.
Dalam panduan FIFA tahun 2007 yang berjudul Football Stadiums - Technical recommendations and requirements. FIFA mensyaratkan standar sebuah stadion layak digunakan sebagai tempat pertandingan piala dunia yaitu Pra-konstruksi, Keamanan, Parkir, Lapangan, Area Pemain dan Ofisial, Penonton, Fasilitas Pendukung, Media, Pencahayaan dan Sumber Energi, hingga Arena Komunikasi.
Dan semua itu sudah terpenuhi di stadion JIS, bahkan pada saat perencanaan stadion JIS, didampingi langsung oleh Assessor FIFA pada saat perencanaan dan desain JIS dilakukan.
"Bahkan setahu saya JIS dirancang oleh konsultan asal Inggris, konsultan perencana dari Inggris yang memiliki pengalaman internasional dalam merancang stadion-stadion sepak bola modern di Liga Inggris, seperti Tottenham Hotspurs Stadium" papar Agung.
Selain itu JIS juga memenuhi syarat lain yang menjadi standar FIFA yaitu memiliki konsepGo Green, dimana diterapkan dalam fasilitas lahan parkir dan selain itu juga memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan. Salah satunya stadion direkomendasikan agar terintegrasi dengan sarana transportasi publik.

















