- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
PSI Minta Pemprov DKI Siaga Angka DBD Jakarta yang Melonjak, Fokus Pencegahan

Keterangan Gambar : Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Idris Ahmad
MEGAPOLITANPOS.COM DKI Jakarta,- Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Idris Ahmad mengingatkan Pemprov DKI Jakarta untuk cepat menangani wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang melonjak tinggi di awal tahun 2023.
"Awal tahun ini dalam satu bulan sudah ditemukan 46 kasus DBD di Jakarta. Berkaca dari tahun lalu kita mengalami lonjakan kasus pada bulan-bulan yang sama ini angkanya bisa mencapai sekitar 700an kasus. Ada pengaruh dari curah hujan akhir-akhir ini juga. Upaya preventif harus mulai dikencangkan," kata Idris.
Idris meminta agar Puskesmas di masing-masing wilayah dapat segera menaikan intensitas kerja sama dengan kader jumantik setempat.
Baca Lainnya :
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
"Pastikan para kader Jumantik benar-benar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik untuk melakukan langkah pencegahan di bawah koordinasi Puskesmas wilayah. Kader-kader ini yang menjadi alarm pertama jika harus dilakukan penambahan," tambahnya.
Ia menambahkan bahwa kewaspadaan adalah kunci dari keberhasilan menekan angka wabah ini.
"Secara keilmuan DBD adalah penyakit yang dapat dicegah agar resiko yang dialami nanti juga seminim mungkin. Tentu kita tidak ingin warga DKI terutama anak-anak harus terjangkit dulu baru kita panik bertindak. Apalagi penyakit ini resiko tertingginya adalah kematian," tutup Idris. ** (Jhn)













