- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
- Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
PSI Minta Pemprov DKI Jakarta Jangan Anggap Enteng Lonjakan COVID-19

Keterangan Gambar : Ilustrasi
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta (12/12/2023) - Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan kenaikan kasus COVID-19. Dalam sepekan ini ada 271 kasus baru yang terkonfirmasi positif COVID-19. Selanjutnya, ada dua kematian akibat COVID-19 di Desember 2023, pasca sebelumnya nihil kasus fatal selama dua bulan berturut-turut.
Wakil Ketua Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan meminta Pemprov DKI khususnya Dinas Kesehatan untuk terus mengupayakan menekan angka COVID-19 tidak melonjak.
"Dinkes jangan anggap enteng fenomena ini, harus siaga, terus melakukan tracing, gencarkan vaksinasi terutama pada kelompok yang rentan terpapar virus tersebut. Apalagi sebentar lagi akan menghadapi libur natal dan tahun baru di mana mobilitas masyarakat akan tinggi," ucapnya.
Baca Lainnya :
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
Menurutnya, Pemprov perlu menyiapkan kembali alat protokol kesehatan, seperti masker, hand sanitizer dan sabun cuci tangan. Bagaimanapun, sambungnya, penerapan prokes ini harus segera dilakukan dengan langkah-langkah strategis, karena pencegahan lebih baik dari pada pengobatan.
“Jangan sampai COVID-19 malah melonjak dan tak terbendung saat puncak libur natal dan tahun baru. Itu bukan hal yang kita semua inginkan. Maka antisipasi menjadi keharusan," tegasnya.
Anggota Komisi B DPRD DKI inj juga meminta Posyandu untuk lansia berperan aktif melakukan cek kesehatan mandiri, karena para lansia merupakan kelompok rentan terpapar COVID-19.
"Cek kesehatan lansia semakin digalakkan, kalau bisa tanpa pungutan biaya, karena selama ini untum cek gula darah, asam urat, kolesterol ini berbayar, harusnya digratiskan. Kedepannya PSI akan memperjuangkan agar pemeriksaan kesehatan pada lansia di posyandu bisa gratis," tegasnya. ** (Jhn/Red)

.jpg)

.jpg)
.jpg)











