- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Usaha
- Bogor Bersih dari Angkot Tua, Pemkot Siapkan Langkah Peremajaan Armada
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
PSI Minta Pemprov DKI Jakarta Jangan Anggap Enteng Lonjakan COVID-19

Keterangan Gambar : Ilustrasi
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta (12/12/2023) - Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan kenaikan kasus COVID-19. Dalam sepekan ini ada 271 kasus baru yang terkonfirmasi positif COVID-19. Selanjutnya, ada dua kematian akibat COVID-19 di Desember 2023, pasca sebelumnya nihil kasus fatal selama dua bulan berturut-turut.
Wakil Ketua Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan meminta Pemprov DKI khususnya Dinas Kesehatan untuk terus mengupayakan menekan angka COVID-19 tidak melonjak.
"Dinkes jangan anggap enteng fenomena ini, harus siaga, terus melakukan tracing, gencarkan vaksinasi terutama pada kelompok yang rentan terpapar virus tersebut. Apalagi sebentar lagi akan menghadapi libur natal dan tahun baru di mana mobilitas masyarakat akan tinggi," ucapnya.
Baca Lainnya :
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Menurutnya, Pemprov perlu menyiapkan kembali alat protokol kesehatan, seperti masker, hand sanitizer dan sabun cuci tangan. Bagaimanapun, sambungnya, penerapan prokes ini harus segera dilakukan dengan langkah-langkah strategis, karena pencegahan lebih baik dari pada pengobatan.
“Jangan sampai COVID-19 malah melonjak dan tak terbendung saat puncak libur natal dan tahun baru. Itu bukan hal yang kita semua inginkan. Maka antisipasi menjadi keharusan," tegasnya.
Anggota Komisi B DPRD DKI inj juga meminta Posyandu untuk lansia berperan aktif melakukan cek kesehatan mandiri, karena para lansia merupakan kelompok rentan terpapar COVID-19.
"Cek kesehatan lansia semakin digalakkan, kalau bisa tanpa pungutan biaya, karena selama ini untum cek gula darah, asam urat, kolesterol ini berbayar, harusnya digratiskan. Kedepannya PSI akan memperjuangkan agar pemeriksaan kesehatan pada lansia di posyandu bisa gratis," tegasnya. ** (Jhn/Red)




.jpg)












