- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
- Pimpin HUT ke-81 TNI, Prabowo Ingatkan Prajurit Selalu Hadir untuk Rakyat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah.
Proyek Jembatan Cisoka Pemicu Macet, Dikeluhkan Warga

Keterangan Gambar : Proyek Jembatan Cisoka Pemicu Macet, Dikeluhkan Warga
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang- Proyek pembangunan jembatan Cisoka 2 menimbulkan kemacetan panjang bukan hanya di jam jam sibuk.
Berdasarkan pantauan dilokasi pada senin (7/11/202) kendati kemacetan yang ditimbulkan dari proyek pembangunan jembatan tersebut mengular tidak nampak satupun petugas dari dinas perhubungan kabupaten Tangerang.
Suma Wijaya, salahseorang pengguna jalan kepada wartawan mengaku jengkel, pasalnya dirinya sudah lebih dari satu jam terjebak dalam kemacetan yang ditimbulkan oleh proyek pembangunan tersebut.
Baca Lainnya :
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
- Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
"Mungkin kalau jam masuk kerja atau pulang kerja sih wajar saja jika macet, ini jam biasa lho seharusnya tidak sepanjang ini macetnya, dishub mana dishub ?" ungkap Suma Wijaya.
Ia juga mengaku sudah kesal dengan kondisi kemacetan yang seakan tidak mendapat perhatian dari petugas dinas perhubungan yang seharusnya ada dalam mengurai kemacetan yang mengular.
"Saya cuma melihat anak anak muda yang sebagian memakai atribut ormas mengatur lalu lintas, kalau ngga ada mereka ngga tau ini bagaimana," jelas Suma.
Bukan cuma Suma, Tri Rosa Sugina salahseorang warga juga mengungkapkan hal yang sama, namun begitu dirinya yang terpaksa memilih jalan alternatif yang jaraknya dua kali lipat dari jalan yang tengah di bangun.
"Ada jalan lain, cuma muternya jauh atuh kalau tiap hari begini rada kesel juga, mana bensin udah naeknya ngga kira kira," ungkap Tri.
Untuk diketahui, dalam informasi yang tertera proyek bangunan jembatan tersebut pemerintah provinsi Banten melalui dinas pekerjaan umum dan tata ruang menganggarkan Rp. 4. 742. 577.000 dari APBD 2022 dengan waktu pelaksanaan 177 hari kerja.
Pada informasin yang tertera proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Qausar Surya Gemilang dan PT. Marga Bhuana Jaya yang menjadi Konsultan.(**)








.jpg)






