Breaking News
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
Program Penanggulangan Stunting Pemerintah Desa Wajib Jadi Prioritas, Lynda Kristiane Perdie: Kepala

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya- Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Murung Raya, Lynda Kristiane Perdie meminta kepada 116 kepala desa di Wilayah Kabupaten Murung Raya untuk lebih fokus dalam menjalankan program penanggulangan stunting. Menurutnya pemerintah desa jangan hanya memprioritaskan dari sisi pembangunan secara fisik, namun wajib memberikan perhatian lebih tentunya porsi anggaran yang dialokasikan khusunya bagi kader posyandu dan Ibu-ibu yang tergabung dalam TP-PKK desa. “Saya minta kepada 116 kepala desa untuk program penanggulangan stunting, khususnya pemberian nutrisi yang bergizi bisa jadi prioritas dan alokasi anggarannya dapat ditingkatkan. Tentunya sesuai dengan Juklak dan Juknis penggunaan anggaran desa,” kata Kepala Disdalduk KBP3A Kabupaten Mura Lynda Kristiane Perdie saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Audit Kasus Stunting Semester I di Aula Gedung B Kantor Bupati Mura, Rabu (29/6/2022). Lynda mengungkapkan gerakan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) wajib berjalan di seluruh desa, dan hal ini harus di monitor dan di intervensi oleh pemerintah kecamatannya masing-masing. “Saya berharap pemerintah kecamatan dapat terus melakukan evaluasi atas program ini, gerakan DASHAT wajib berhasil karena outputnya dapat kita lihat dari tingkat kesehatan dan pertumbuhan anak-anak di desa khususnya balita dan ibu hamil,” ungkap Isteri dari Bupati Murung Raya ini lagi. “Jangan sampai anggaran yang ada di desa ini lebih banyak untuk pembangunan fisik, dan untuk kegiatan yang sifatnya tidak bermanfaat dan tidak berdampak untuk kemajuan desa,” tegasnya. (Aseng)


.jpg)













