- Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
Produk Alat Rumah Tangga Indonesia Tampil Ciamik pada IHS Amerika Serikat
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM, Chicago – Produk alat rumah tangga Indonesia tampil ciamik pada pameran The Inspired Home Show (IHS) 2024 yang digelar pada 17–19 Maret 2024 di McCormick Place, Chicago, Amerika Serikat (AS). Pada pameran tahunan ini, produk alat rumah tangga Indonesia mencetak transaksi potensial sebesar USD 8,88 juta atau sekitar Rp133,19 miliar.
Nilai ini naik tiga kali lipat dibanding capaian transaksi pada partisipasi tahun sebelumnya.
“Keikutsertaan pada pameran IHS merupakan kesempatan besar bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kinerja perdagangan ke pasar AS. Diharapkan pameran IHS kali ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mengenal pasar AS dan memperluas jejaring sehingga dapat memasarkan dan membangun citra produk Indonesia berkualitas, selain mencatatkan transaksi dan meningkatkan nilai ekspor ke depannya,” ujar Konsulat Jenderal RI Chicago Listyowati.
Baca Lainnya :
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
Pada pameran ini paviliun Indonesia hadir dengan desain khusus dan menempati area seluas 80m2. Paviliun Indonesia menghadirkan delapan perusahaan Indonesia, yaitu Tanteri (keramik), Canela (dekorasi rumah), Technoplast (plastik), Mendong Jaya (serat alami), Inspira (kayu), My Bali Living (rotan dan tekstil), Sheo Home Living (produk kayu lainnya), dan Umbra Prasia (gelas).
Pada pameran kali ini, Paviliun Indonesia menyuguhkan produk-produk perlengkapan dan peralatan rumah tangga berkualitas dan bernilai tambah, ramah lingkungan, produk daur ulang (recycle), produk berkelanjutan, dan produk-produk dengan inovasi-inovasi baru.
Lebih dari 100 perusahaan ritel mengunjungi Paviliun Indonesia selama penyelenggaraan pameran. Tahun ini, para pembeli potensial lebih bervariasi. Selain dari AS, Paviliun Indonesia dikunjungi pembeli dari Kanada, Meksiko, Brasil, Argentina, Panama, Peru, Inggris, Jerman, Persatuan Emirat Arab (PEA), India, Korea Selatan, Tiongkok, Spanyol, Italia, Australia, Ekuador, Republik Ceko, Belanda, dan Peru.
Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago Iska Huberta Sinurat mengatakan, produk paling diminati adalah peralatan makan dari kayu, barang pecah belah, dekorasi rumah dan yang bernilai tambah unik, produk daur ulang, serta produk ramah lingkungan.
Menurut Iska, partisipasi pada pameran tahun ini adalah kesempatan bagi Indonesia mengambil pangsa impor AS dari Tiongkok. Saat ini, AS mengenakan tarif lebih tinggi untuk beberapa produk dari Tiongkok.
“Hal ini ditunjukkan dengan besarnya jumlah importir/buyer Paviliun Indonesia yang ingin memindahkan sentra produksinya ke Indonesia. ITPC Chicago juga mendapat permintaan untuk produsen-produsen produk lainnya dari Indonesia untuk tujuan serupa,” kata Iska.
Iska mengungkapkan, selama tiga hari penyelenggaraan HIS 2024, Paviliun Indonesia mencatatkan transaksi dagang sebesar USD 8,88 juta dan berpotensi hingga mencapai USD 37,15 juta atau senilai Rp557,18 miliar dalam setahun. Meningkatnya transaksi ini didukung oleh kualitas, inovasi, dan variasi produk yang dipamerkan.
“Mengikuti pameran dalam satu paviliun dengan produk-produk berbeda dan desain khusus yang mencitrakan kesatuan dan kualitas premium merupakan salah satu cara promosi efektif dalam menentukan posisi dan segmen pasar produk-produk Indonesia di mancanegara, khususnya AS.
Hal ini juga menunjukkan semakin diminatinya produk perabotan Indonesia dan semakin kuatnya posisi produk Indonesia di mata konsumen AS. Selain itu, semakin besar peluang ekspor produk-produk Indonesia, tidak hanya ke AS dan negara-negara Amerika Utara, tetapi juga dunia,” jelas Iska.
Sementara, berdasarkan data Global Trade Atlas–S&P Global, pada 2023 nilai impor AS untuk produk peralatan rumah tangga dari dunia sebesar USD 455 miliar, turun 2,25 persen dari 2022. Untuk sektor tersebut, ekspor Indonesia ke AS tercatat sebesar USD 7,4 miliar.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















