- Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia Berbuah Manis, Dua Tunggal Putra Muda Melaju ke Semifinal Australian Open
- DPRD Harapkan Pelibatan Warga dan Penegakan RT-RW dalam Penataan Permukiman
- Kejelasan Aturan dalam Raperda Perumahan dan Permukiman Kumuh Jadi Sorotan DPRD
- DPRD Dorong Raperda Wujudkan Kawasan Permukiman Berkelanjutan
- Ribuan Relawan Penggiat MBG Blitar Raya Akan Melakukan Aksi Damai
- Dari Kebun hingga Cangkir Dunia, PTPN I Perkuat Rantai Pasok Kopi Premium Indonesia
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- DPRD Apresiasi Fasilitas Kontingen POPDA Banten 2026
- Dorong Inklusi Keuangan, Bank Jakarta dan Blibli Perkenalkan Konsep Online to Offline di PRJ 2026
- Mohammad Zainul Ichwan Resmi Pimpin DPC PKB Kota Blitar
Polda Metro jaya, Asap Tebal di GBK Bukan Gas Air Mata, itu flare

Megapolitanpos com, Jakarta- Kabid Humas Polda Metro Jaya,Kombes Pol Endra Zulpan menyatakan asap tebal di luar Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) saat pertandingan Piala AFF antara Indonesia vs Vietnam bukanlah gas air mata. Zulpan menyatakan tidak ada penembakan gas air mata oleh polisi.
"Bukan, itu flare. Kami sudah cek di sana," itu flare yang biasanya digunakan suporter dipertandingan bola, kita himbau itu nggak boleh. itu kan mengganggu juga ya. kan kita himbau juga agar penonton jaga suportifitas kita jadi tuan rumah yang baik. apalagi itu kan di area jalan raya mengganggu arus lalu lintas," ujar Zulpan pada wartawan, Jum'at (06/01).
Sebelumnya beredar Khabar video kerumunan suporter Indonesia di GBK dikejutkan dengan kepulan asap tebal. Perekam video itu menyebut asap tersebut sebagai gas air mata. Setelah diselidiki kepulan asap tersebut berawal dari flare atau suar.
Baca Lainnya :
- Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia Berbuah Manis, Dua Tunggal Putra Muda Melaju ke Semifinal Australian Open
- DPRD Harapkan Pelibatan Warga dan Penegakan RT-RW dalam Penataan Permukiman
- Kejelasan Aturan dalam Raperda Perumahan dan Permukiman Kumuh Jadi Sorotan DPRD
- DPRD Dorong Raperda Wujudkan Kawasan Permukiman Berkelanjutan
- Ribuan Relawan Penggiat MBG Blitar Raya Akan Melakukan Aksi Damai
Menurut Zulpan, kepulan asap itu tidak sampai menimbulkan kepanikan. Situasi di Stadion Utama GBK telah kembali kondusif.
" Tidak ada penembakan gas air mata oleh polisi ya, kita lagi mengutakan tindakan persuasif," terangnya
Hari ini, tim nasional sepakbola Indonesia akan berhadapan dengan timnas sepakbola Vietnam pada leg pertama semifinal Piala AFF 2022 di SU GBK. Pertandingan yang semula dijadwalkan pukul 19.30 dimajukan menjadi pukul 16.30 demi alasan keamanan.
Polda Metro Jaya menurunkan 3.642 personel gabungan dari unsur TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta untuk menjaga pertandingan di GBK tersebut. Sesuai standar FIFA, pengamanan di dalam stadion juga akan ditambah dengan 500 steward. Polisi juga akan menurunkan 200 petugas berpakaian preman di dalam dan di luar stadion.(ASl/Red/Mp).










.jpg)






