- Gabungan Wartawan Akan Layangkan Surat Audiensi ke Kemenkes
- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
Pj Bupati Tangerang Tinjau Banjir di Kecamatan Tigaraksa

MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Pj Bupati Tangerang Andi Ony meninjau banjir di Desa Cisereh Kecamatan Tigaraksa. Rabu, (13/11/24).
Di sela-sela kunjungannya, Pj Andi Ony mengungkapkan, banjir di wilayah Kecamatan Tigaraksa terjadi karena curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang menyebabkan meluapnya Sungai Cimanceuri dan Cipayaeun.
"Curah hujan tinggi disertai angin membuat tidak tertampungnya air Sungai Cimanceuri dan Cipayaeun dan menyebabkan banjir di wilayah Kecamatan Tigaraksa. Ada 8 desa terdampak dengan ketinggian air antara 50 cm sampai dengan 1 meter lebih," ungkap Pj Andi Ony.
Baca Lainnya :
- Gabungan Wartawan Akan Layangkan Surat Audiensi ke Kemenkes
- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan

Menurut dia, ada sekitar 347 rumah warga dan 1.000 jiwa di 8 desa/kelurahan yang terdampak langsung akibat banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tigaraksa.
"Pemerintah daerah, melalui kecamatan, BPBD, Dinas Kesehatan, OPD terkait dan Puskesmas telah memberikan bantuan sembako, beras, makanan cepat saji dan obat-obatan," tuturnya.
Dia meminta pihak kecamatan, dinas kesehatan, BPBD, perangkat daerah terkait dan seluruh masyarakat untuk terus memonitor wilayahnya terhadap segala kemungkinan bencana alam dan penyakit akibat tingginya curah hujan yang disertai angin kencang. Semua pihak harus saling bersinergi dan berkolaborasi menyiapkan berbagai antisipasi serta penanggulangan dini terhadap bencana alam dan penyakit.
"Para camat, dinas kesehatan, BPBD, dinas terkait untuk cepat tukar informasi, saling bersinergi dan berkolaborasi. Siapkan antisipasi dan penanggulangan dini terhadap segala bencana alam yang terjadi, khususnya banjir, tanah longsor dan wabah penyakit," pintanya.
Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapai musim hujan yang tinggi yang disertai angin kencang.

Sementara itu, Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied mengatakan banjir di Kecamatan Tigaraksa terjadi curah hujan yang tinggi dan angin kencang pada hari Senin (11/11/24) menyebabkan 8 desa di wilayahnya mengalami banjir.
"Delapan desa yang mengalami banjir itu antara lain, Desa Margasari, Kelurahan Kaduagung, Matagara, Pasirnangka, Pematang, Cisereh, Pasirbolang dan Tigaraksa," ungkapnya.
Menurut dia, pihaknya bersama dinas instansi terkait telah melakukan penanganan jangka pendek terhadap para warga yang terdampak banjir dan terus melakukan monitoring, khususnya di 8 wilayah terdampak. ** (Nan)















