- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
Pimpinan Pondok Pesantren Al Mizan Kiai Maman Imanulhaq Gelar Acara Ketupat Lebaran

Keterangan Gambar : Pondok Pesantren Al Mizan di Jatiwangi, Majalengka mengelar tradisi "Lebaran Ketupat "
MEGAPOLITANPOS.COMJawa.Barat, Majalengka,- Pondok Pesantren Al Mizan di Jatiwangi, Majalengka mengelar tradisi "Lebaran Ketupat " yang dihadiri ratusan jemaah dari berbagai pelosok daerah, di wilayah, Jawa Barat, Sabtu (29/04/2023).
Berdasarkan hasil pantauan langsung tampak terlihat ratusan jamaah itu sudah mulai berdatangan ke Ponpes Al Mizan sejak pagi seperti dari Cirebon, Kuningan, Indramayu, Majalengka, Sumedang dan Bandung.
“Oleh sebab itu kita sengaja membuat tradisi setelah semua jamaah melaksanakan puasa sebulan penuh, dan kita rayakan di lebaran ketupat ini,” kata Pimpinan Ponpes Al Mizan Kiai Maman Imanulhaq ditemui wartawan pada acara Lebaran Ketupat, Sabtu 29 April 2023.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
Kiai Maman menyebutkan, kegiatan ini memang setiap tahunnya dilaksanakan dan sudah menjadi tradisi, terutama di pulau Jawa.
"Dalam tradisi ini kita bagi-bagi rezeki, karena kita ini daerah yang sangat melimpah hasil pertaniannya, makanya kita bagi-bagi rezeki pada semua jamaah ini," ucapnya.
"Kenapa kita bagi-bagi rezeki ini, karena di kita banyak hajatan, banyak syukuran, itu tanda bahwa tanah kita memang subur lahan pertaniannya. Terutama rezeki makanan ini dari jamaah untuk jamaah," ujarnya menambahkan.
" Hanya tahun kemarin saja, kita tidak melaksanakan tradisi lebaran ketupat ini karena terkendala dengan Covid-19,” pungkasnya. ** (Agit)
















