Pewarta Sulit Mengakses Informasi di Kecamatan Rajeg, Ada Apa?

By Johan MP 05 Apr 2022, 13:36:41 WIB Headline
Pewarta Sulit Mengakses Informasi di Kecamatan Rajeg, Ada Apa?

MEGAPOLITANPOS.COM-Kabupaten Tangerang-Pewarta atau pencari berita yang ingin mendapatkan informasi dan mengakses informasi di kantor Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang, kesulitan untuk mengakses informasi. Bukan cuma sulit, wartawan yang hendak mengejar informasi dari pejabat dikantor pelayanan publik tersebut juga dilarang untuk memasuki areal lingkungan kecamatan dengan alasan sebelumnya wajib membuat janji kepada pejabat yang hendak dituju. "Saya dihadang oleh salah seorang staf PPAT, pasang wajah yang kurang bersahabat  bilang ke kami kalau belum ada janji ngga bisa ketemu, dan yang anehnya lagi saya dilarang untuk masuk ke areal itu," kata Sarinan salah seorang pewarta harian cetak Pelita Baru selasa (5/4/2022). Ia mengaku, prosedur yang diterapkan untuk mencari informasi pada kantor kecamatan Rajeg terkesan mengada-ada dan kurang pas diterapkan pada kantor yang dibangun dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat. "Aneh bener jangankan duduk, masuk aja ngga boleh oleh petugas PPAT yang menghadang kami, malah dia nyuruh kami untuk meninggalkan nomer telepon untuk selanjutnya pergi menunggu kabar dari camat atau sekcam bersedia menemui kita," ujarnya. Ia menilai, prosedur yang ditetapkan tersebut hanya pantas diterapkan di istana negara atau minimal kantor bupati dan tidak pantas diterapkan dikantor pelayanan publik sekelas kecamatan, pasalnya informasi yang saat ini tengah digali selain memerlukan keakuratan data, kecepatan juga menjadi perhitungannya. "Ini kita dikejar deadline, sekelas Bupati aja kita tunggu didepan ruangnya untuk doorstop masa iya sekelas camat melebihi Pak Zaki, atau jangan - jangan ada yang disembunyikan oleh mereka," ujar Sarinan.Jhn




  • Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur

    🕔15:54:28, 18 Jun 2026
  • Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta

    🕔03:06:40, 18 Apr 2026
  • Sorotan Nasional! Ateng Sutisna : DHE SDA Harus Jadi Solusi, Bukan Beban Baru Tata Kelola PSE

    🕔17:45:49, 15 Apr 2026
  • Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi

    🕔20:22:18, 26 Mar 2026
  • Resmikan Sundra Family Care, Menkop Apresiasi Diversifikasi Bisnis Kopontren Sunan Drajat Jatim

    🕔20:08:59, 10 Mar 2026