- Bupati Eman Tegaskan PBB Jadi Tulang Punggung Agar Siltap Perangkat Desa Cair Setiap Bulan
- Menteri Agama Nasaruddin Umar, Umumkan 1 Ramadhan 1447 H
- Publikasi Media Anjlok Ketua SMSI Prawoto Sadewo Kecam Pejabat Pemkab Blitar
- Robotika untuk Negeri Hadir di Kepulauan Seribu, PRSI Bekali Siswa dan Guru Teknologi Masa Depan
- UGC Tembus Puluhan Juta Views, SanDisk Sukses Gaet King Aloy Secara Autentik
- Tiga Penghargaan Sekaligus, Disdik Majalengka Jadi Sorotan BBPMP Jabar Award 2025
- BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi
- Hadiri Pembukaan Manasik, Parmana Tekankan Pentingnya Bimbingan Terintegrasi
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Jelang Ramadhan 1447.H PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Berbagi Sembako
Petugas Berhasil Menemukan Jasad Korban Tertimbun Longsor di Karangrejo Garum

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Nasib Tragis dua penambang tertimbun reruntuhan tebing di kawasan penambangan pasir desa Karangrejo Kecamatan Garum satu orang dievakuasi atas nama RM (31) warga Modangan Kecamatan Nglegok.
Dikatakan oleh Kapolsek Nglegok AKP Punjung kepada media ini, korban RM diketemukan petugas sekitar jam 12.00 WIB dalam posisi sudah tak bernyawa, sedangkan seorang bernama NK (45) masih belum berhasil di ketemukan.
"Kita ketemukan masih satu orang, namun yang seorang masih belum berhasil diketemukan," ungkap Kapolsek Garum Senin Petang.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Tegaskan PBB Jadi Tulang Punggung Agar Siltap Perangkat Desa Cair Setiap Bulan
- Publikasi Media Anjlok Ketua SMSI Prawoto Sadewo Kecam Pejabat Pemkab Blitar
- BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi
- Jelang Ramadhan 1447.H PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Berbagi Sembako
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak

Dalam pencarian korban NK lanjut Kapolsek masih tertunda karena di lokasi kejadian kondisinya sejak pukul 15.00 WIB hujan sangat deras sehingga tim evakuasi akan melanjutkan pencarian hari Selasa (18/02/25)
"Karena cuaca hujan dikawasan penbangan maka tim memutuskan melanjutkan pencarian hari Selasa," Jelas Punjung Senin (17/02/25)
Untuk diketahui dua orang korban tertimpa reruntuhan tebing saat mencari pasir manual. Atas diketemukan jenazah korban siang itu oleh petugas langsung diserahkan jenazahnya kepada keluarga untuk dimakamkan. ** (za/mp)
















