- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- BNN RI dan Australian Federal Police Perkuat Kemitraan Brantas Jaringan Narkotika
- 638 Prajurit Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Diberangkatkan Tugas Misi PBB ke Kongo
Peringati Hari Santri Nasional, Adityawarman Ajak Santri Jadi Aktor Pembangunan

Keterangan Gambar : Peringati Hari Santri Nasional, Adityawarman Ajak Santri Jadi Aktor Pembangunan
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Bogor - Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, turut memperingati Hari Santri Nasional 2024 dengan mengikuti apel di Balaikota Bogor, Selasa (22/10/2024).
Adityawarman menyebutkan bahwa sejak jaman perjuangan kemerdekaan Indonesia peran santri sangat besar sebagai bagian dari gerakan perlawanan. Sehingga di era saat ini, ia mengajak santri untuk ikut berperan sebagai aktor pembangunan demi mencapai Indonesia Emas 2045.

Baca Lainnya :
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
Hal tersebut tentunya sejalan dengan tema yang diusung pada Hari Santri Nasional yakni 'Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan'.
"Dulu santri berperan sebagai pejuang kemerdekaan, saatnya kini berperan sebagai aktor pembangunan," ujar Adit.
Lebih lanjut, Adit mengungkapkan bahwa DPRD Kota Bogor terus berkomitmen untuk membantu para santri untuk bisa berperan aktif dalam pembangunan.
Kehadiran Perda nomor 2 tahun 2022 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, diharapkan oleh Adit dapat menjadi payung hukum dan landasan program dari Pemerintah Kota Bogor untuk memperhatikan keberadaan santri di Kota Bogor.

Sebab berdasarkan catatan yang ada di DPRD Kota Bogor, terdapat 140 pesantren di Kota Bogor. Sehingga penting bagi Pemerintah Kota Bogor untuk turut berkontribusi dalam pengembangan pesantren di Kota Bogor.
"Semoga pesantren di Kota Bogor mampu melahirkan santri yang hebat untuk menjadi roda penggerak menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.(**)







.jpg)



.jpg)




