- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Ketua Dprd Barito Utara Berikan Apresiasi Dan Tekankan Fungsi Pengawasan Dalam Paparan Skema Pembangunan Multiyears
- Cara Cerdas Bupati Shalahuddin, Percepat Pembangunan Fisik, Ringankan Beban APBD, Hindari Eskalasi Harga, Terapkan Skema Bayar Bertahap Hingga 2029
- Proyek Strategis 2029, Bupati Barito Utara Targetkan Seluruh Kecamatan Terhubung Jalur Darat Melalui Skema Multiyears
- Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mako Polrestro Depok oleh Kapolda Metro
- Resmob PMJ Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng
- LPDB Koperasi Bidik Basis Massa Suporter Sepak Bola untuk Bangun Ekonomi Komunitas
- Pemuda Majalengka Unjuk Gigi, Dispora Cetak Agen Perubahan hingga Tembus Level Provinsi
- 150 ribu Batang Rokok Ilegal Disita di Majalengka, Peredaran Masih Marak
Peringatan Hari Ibu, HUT Korpri dan HUT Dharma Wanita: Pemkot Semarang Hadirkan Lomba Kreatif untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak

Keterangan Gambar : Pemkot Semarang Menggelar Hari Ibu, HUT Korpri dan HUT Dharma Wanita
MEGAPOLITANPOS.COM, Semarang – Dalam suasana penuh kebahagiaan dan semangat kebersamaan, Pemerintah Kota Semarang menggelar peringatan Hari Ibu di Pasar Modern BSB City, Kecamatan Mijen, pada Sabtu (7/12). Acara ini sekaligus menjadi momen perayaan HUT ke-53 Korpri dan HUT ke-25 Dharma Wanita, menciptakan kolaborasi sinergis yang mempererat kekuatan keluarga dan masyarakat.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang akrab disapa Mbak Ita, menegaskan pentingnya momentum ini sebagai upaya nyata pemberdayaan perempuan melalui berbagai aktivitas kreatif dan edukatif. “ *Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung kesejahteraan keluarga. "Dengan memanfaatkan potensi lokal, perempuan Semarang dapat menjadi motor penggerak produktivitas masyarakat,” ujar Mbak Ita.
Lomba Kreatif untuk Optimalkan Potensi Lokal
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Wujudkan Soliditas Nyata PGRI, Korpri dan Baznas Kabupaten Blitar Bagikan 7.200 paket Takjil
- Kementerian ATR/BPN Raih Dua Piala Kategori Perorangan dan Beregu di Kejuaraan Bulutangkis KORPRI
- Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97: Penghargaan Bangsa terhadap Perjuangan Perempuan
- Menkop Ajak Koperasi Mahasiswa Masuk Ke Sektor Produksi
Acara ini menampilkan berbagai lomba menarik, salah satunya lomba memasak antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Peserta diberikan tantangan untuk berbelanja di Pasar Modern BSB City dan mengolah bahan-bahan segar menjadi menu bergizi bagi anak-anak SD. Lomba ini sejalan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis, yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya asupan gizi seimbang.
Selain itu, lomba olahan susu menjadi sorotan utama dengan berbagai kreasi inovatif, seperti es krim gelato, pudding, hingga milkshake. Melalui lomba ini, Pemkot Semarang mendorong ibu-ibu peternak untuk meningkatkan nilai tambah produk susu sebagai upaya memanfaatkan potensi peternakan lokal.
Aktivitas lain yang tak kalah menarik adalah lomba rias wajah ibu-anak, demo pembuatan pupuk organik, serta lomba senam dan mewarnai untuk anak-anak. Semua kegiatan ini dirancang untuk mempererat hubungan keluarga sekaligus menanamkan nilai-nilai kreatifitas dan kemandirian.
Pasar Modern BSB City: Wajah Baru Pasar Tradisional
Dengan memilih Pasar Modern BSB City sebagai lokasi acara, Pemkot Semarang ingin memperkenalkan pasar yang bersih dan modern tanpa kehilangan esensi tradisionalnya. “ Pasar ini menjadi contoh bagaimana pasar tradisional bisa bersih dan menarik , sehingga dapat meningkatkan daya saing ekonomi lokal,” kata Mbak Ita.
Sinergi untuk Masa Depan Kota Semarang
Penggabungan peringatan Hari Ibu, Hari Korpri, dan HUT Dharma Wanita menunjukkan pendekatan inovatif Pemkot Semarang dalam membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga. Mbak Ita menambahkan,
“ Kami ingin masyarakat Semarang menjadi lebih produktif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.”
Kegiatan ini membuktikan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata Pemkot Semarang dalam memberdayakan perempuan dan anak untuk mencapai kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Dengan semangat ini, Pemkot Semarang terus berkomitmen melaksanakan program-program pro-rakyat yang mendukung visi besar Indonesia Maju,," Tutupnya.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















