Perebutan Posisi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Memanas

By Johan MP 02 Apr 2022, 10:57:43 WIB Headline
Perebutan Posisi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Memanas

Keterangan Gambar : Joko Widodo (kiri), Fauzi Bowo (kanan)


MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Blitar - Suhu Politik di internal Partai berlambang kepala Banteng moncong putih masih tegang dan memanas, pasalnya bakal terjadi perhelatan merebut tahta sebagai Ketua DPC PDI P Kabupaten Blitar, dan saat ini ada lima calon yang sudah masuk daftar di DPD Jawa Timur, hal ini disampaikan oleh Ketua DPD PDI P Jawa Timur Kusnadi, S.H.,M.Hum kepada wartawan ketika dihubungi melalaui pesan singkat WhatsApp dinomor ponselnya. Sabtu (2/4/22). Ditanya wartawan siapa saja yang ikut dalam bursa nama calon pihaknya belum mengungkapkan. Namun yang pasti ke lima balon ini sudah masuk pentahapan. "Tahapannya sederhana mas. Dpc rapat pleno degan agenda mengusulkan nama-nama calon. Itu sudah dilakukan DPC Kabupaten Blitar. Ada 5 nama calon yang diusulkan mereka," ucap Kusnadi. Selanjutnya masih ujar pinisepuh PDI P Jatim yang juga sebagai Ketua DPRD Provinsi ini, sebagai langkah tahapan adalah DPC PDI P Kabupaten Blitar meneruskan usulan nama nama itu ke DPP melalui DPD . "Dan itu sudah dilakukan mereka (DPC) dan dalam Rapat pleno DPD Sabtu lalu, kita (DPD) sudah menyepakati meneruskan usulan nama nama itu ke DPP dan rabu kemarin, DPP juga sudah mengundang mereka mereka itu mengikuti Fit and Proper test by daring dengan jadwal hari kamis tgl 7 April 2022," tandasnya Menurutnya sisi lain semenjak Marhaenis Urip Widodo mengundurkan diri sebagai Ketua DPC PDI Kabupaten Blitar sempat goyah, sehingga ditunjuklah Wisnu Sakti Buana Wakil Ketua DPD merangkap jabatan sebagai pelaksana tugas DPC PDI P Kabupaten Blitar. Namun, dikatakannya demikian di tubuh Partai besar ini ibarat kehilangan induk semang, sebagai partai pemegang rangking tertinggi perolehan kursi DPRD dengan 19 Kursi pada Pilek tahun kemarin. Dan akhir akhir ini di internal ada kesan saling melirik pasca kemenangan partai sebelah yang berhasil menobatkan Bupati dan Wakil Bupati Blitar. "Partai yang seharusnya oposisi sepertinya tidak kompak mengawal kebijakan pejabat Eksekutif menjadi oposisi yang bersifat membangun demi kepentingan Rakyat Kabupaten Blitar," ucapnya. Menurut M Taufich kekalahan PDIP Kabupaten Blitar mengusung Bupati dan Wakilnya, garis besarnya adalah pelajaran yang harus di evaluasi sebagai cambuk oleh Fraksi PDI P, yang seharusnya menjadi kepanjangan tangan partai dirasakan seolah tak berdaya menjalankan oposisi yang konstruktif. M Taufich yang juga sebagai Wakil Ketua Bidang Kehormatan dan Kedisiplinan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, berucap pertanyaan ada apa PDI Kabupaten Blitar akhir akhir ini?. Selanjutnya dengan kekosongan Ketua DPC PDI Kabupaten Blitar, Ketua DPD juga sangat menaruh harapan besar agar PDI P kembali berjaya. "Siapa Ketua yang ditunjuk oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP ) agar lebih bisa memimpin dengan baik, sederhanakan ?," pungkas Kusnadi.(za/mp)




  • Resmikan Sundra Family Care, Menkop Apresiasi Diversifikasi Bisnis Kopontren Sunan Drajat Jatim

    🕔20:08:59, 10 Mar 2026
  • Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026

    🕔11:35:56, 03 Mar 2026
  • Dewas BPJS 2026-2031 Terpilih, Forum Jamsos Minta Pengawasan Jangan Formalitas

    🕔03:55:46, 06 Feb 2026
  • Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek

    🕔18:49:46, 27 Jan 2026
  • Saskia Chadwick Dijuluki The Next Ratu Horor Indonesia, Bersinar di Film Kolaborasi Korea

    🕔02:32:38, 14 Jan 2026