Breaking News
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Kapolda Metro Cek Pos Pengamanan Cikunir dan Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Aman, Lancar
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Robotika untuk Negeri Menyapa Nias: PRSI Sumut Gelar Program Edukasi Teknologi di Gunungsitoli
- Lewat Robotika untuk Negeri, PRSI Sasar Sekolah hingga Pesantren
- PRSI Babel Gelar Fun Match Robot Soccer Saat Ngabuburit Komunitas
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
Penyaluran BLT DD Desa Tambakrejo Angkat Kesejahteraan PKM dan UKM

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Sebanyak 115 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto, selama Pandemi Covid 19 telah menerima Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari anggaran Dana Desa (DD), seperti yang diungkapkan Surani Kepala Desa Tambakrejo kepada wartawan. "Untuk Desa Tambakrejo ada 115 KPM yang telah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di tahun 2022 tahap satu dan tahap ke dua," tutur Kades Surani.
Penerimaan anggaran Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022 penggunaan Dana Desa (DD) Pemerintahan Desa setempat dilakukan secara transparan sebagaimana telah diatur penggunaannya oleh Pemerintah Pusat. Sebanyak 40 persen dari Dana Desa dipersiapkan untuk BLT Dana Desa 2022. Pembagian dari 40 persen yang dipersiapkan.
"Seperti dalam aturan kita membagi anggaran tersebut 30 persen dana desa untuk program ketahanan pangan dan hewani. Sedangkan 8 persen untuk dukungan pendanaan penanganan Covid-19, dan sisanya untuk program sektor prioritas lainnya," ucapnya.
Walaupun menggunakan dana desa, namun Menteri Desa PDTT juga mendasarkan bahwa pembangunan desa masih tetap dapat dilanjutkan. Penggunaan dana desa dimaksudkan agar masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah kebawah merasakan dampak dari adanya Dana Desa.
Penyaluran BLT Dana Desa 2022 dicairkan sebesar Rp 300 ribu per KPM ini, lanjut Surani rata rata mayoritas masyarakat petani terdampak Covid 19, sehingga kondisinya masyarakat sangat terpuruk."Dengan kucuran BLT alhamdulilah sekarang ini masyarakat Desa Tambakrejo ekonominya berangsur pulih," katanya.
Selain itu, Desa Tambakrejo yang memiliki kawasan wisata pantai, untuk menunjang hal tersebut, Pemerintahan Desa setempat juga membangun jalan rabat yang terletak di Dusun Krajan RT.06/05, pembangunan akses jalan ini juga diharapkan mampu untuk menunjang akses perekonomian.
"Kita membangun jalan rabat sepanjang 180 meter dengan anggaran sebesar Rp.80.728.852, saat ini sedang dikerjakan dengan sistim pemberdayaan masyarakat Desa kami, tujuannya agar mereka yang punya keahlian bangunan bisa bekerja dan tidak menganggur," imbuh Kades Surani.
Surani juga menceritakan tentang Bidang pelayanan kesehatan terdiri atas layanan posyandu Bumil, Balita dan Lansia semua berjalan baik, pihaknya berharap dengan layanan kesehatan sejak di usia kehamilan hingga jenjang lansia, akan tercipta Sumber Daya Manusia (SDM), desa Tambakrejo semakin siap menjawab tantangan global.
Di tahun 2022 ini desa Tambakrejo menuju endemi juga terus gencarkan Vaksinasi, guna mendukung bergeraknya kembali semua potensi yang ada akan kembali bangkit, apalagi menjelang lebaran Idhul Fitri 1443 Hijriah ini, Pemerintahan desa membuka kawasan wisata pantai bagi semua pengunjung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat." Dibukanya destinasi wisata ini juga sebagai pengungkit UMKM desa Tambakrejo,"pungkasnya.(adv/za/mp)

















