Breaking News
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
Penyaluran BLT DD Desa Tambakrejo Angkat Kesejahteraan PKM dan UKM

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Sebanyak 115 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto, selama Pandemi Covid 19 telah menerima Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari anggaran Dana Desa (DD), seperti yang diungkapkan Surani Kepala Desa Tambakrejo kepada wartawan. "Untuk Desa Tambakrejo ada 115 KPM yang telah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di tahun 2022 tahap satu dan tahap ke dua," tutur Kades Surani.
Penerimaan anggaran Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022 penggunaan Dana Desa (DD) Pemerintahan Desa setempat dilakukan secara transparan sebagaimana telah diatur penggunaannya oleh Pemerintah Pusat. Sebanyak 40 persen dari Dana Desa dipersiapkan untuk BLT Dana Desa 2022. Pembagian dari 40 persen yang dipersiapkan.
"Seperti dalam aturan kita membagi anggaran tersebut 30 persen dana desa untuk program ketahanan pangan dan hewani. Sedangkan 8 persen untuk dukungan pendanaan penanganan Covid-19, dan sisanya untuk program sektor prioritas lainnya," ucapnya.
Walaupun menggunakan dana desa, namun Menteri Desa PDTT juga mendasarkan bahwa pembangunan desa masih tetap dapat dilanjutkan. Penggunaan dana desa dimaksudkan agar masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah kebawah merasakan dampak dari adanya Dana Desa.
Penyaluran BLT Dana Desa 2022 dicairkan sebesar Rp 300 ribu per KPM ini, lanjut Surani rata rata mayoritas masyarakat petani terdampak Covid 19, sehingga kondisinya masyarakat sangat terpuruk."Dengan kucuran BLT alhamdulilah sekarang ini masyarakat Desa Tambakrejo ekonominya berangsur pulih," katanya.
Selain itu, Desa Tambakrejo yang memiliki kawasan wisata pantai, untuk menunjang hal tersebut, Pemerintahan Desa setempat juga membangun jalan rabat yang terletak di Dusun Krajan RT.06/05, pembangunan akses jalan ini juga diharapkan mampu untuk menunjang akses perekonomian.
"Kita membangun jalan rabat sepanjang 180 meter dengan anggaran sebesar Rp.80.728.852, saat ini sedang dikerjakan dengan sistim pemberdayaan masyarakat Desa kami, tujuannya agar mereka yang punya keahlian bangunan bisa bekerja dan tidak menganggur," imbuh Kades Surani.
Surani juga menceritakan tentang Bidang pelayanan kesehatan terdiri atas layanan posyandu Bumil, Balita dan Lansia semua berjalan baik, pihaknya berharap dengan layanan kesehatan sejak di usia kehamilan hingga jenjang lansia, akan tercipta Sumber Daya Manusia (SDM), desa Tambakrejo semakin siap menjawab tantangan global.
Di tahun 2022 ini desa Tambakrejo menuju endemi juga terus gencarkan Vaksinasi, guna mendukung bergeraknya kembali semua potensi yang ada akan kembali bangkit, apalagi menjelang lebaran Idhul Fitri 1443 Hijriah ini, Pemerintahan desa membuka kawasan wisata pantai bagi semua pengunjung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat." Dibukanya destinasi wisata ini juga sebagai pengungkit UMKM desa Tambakrejo,"pungkasnya.(adv/za/mp)


.jpg)













