Breaking News
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
Pencari Kayu Galam Diterkam Buaya Begini Kondisi Tubuh Korban

MEGAPOLITANPOS. COM (Pulang Pisau) -Serangan buaya pemangsa di Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau kembali terjadi. Seorang pencari kayu galam, yang diketahui bernama Ahmadi (43) warga Desa Kanamit, Kecamatan Maliku, tewas. Korban ditemukan dengan kondisi yang mengenaskan. Sebagian tubuh korban hilang. Bagian tersisa hanya bagian kepala dan dada saja. Camat Sebangau Kuala H. Sugianto, kepada awak media mengatakan bahwa peristiwa terjadi saat korban mencari kayu galam di sekitaran Muara Pangkoh, Kecamatan Sebangau Kuala bersama anak dan saudaranya pada, Senin, 28 Februari 2022. Korban diduga diserang buaya saat seorang diri dan sedang mengikat kayu galam, padahal sebelumnya warga dan keluarga sudah mengingatkan korban agar segera naik karena air sudah mulai dalam. Biasanya terang Camat, buaya akan masuk bersamaan dengan air pasang dari DAS Sebangau ke parit-parit kecil. Tidak ada yang melihat saat korban diserang buaya, dan hanya melihat korban sudah tidak ada lagi di lokasi. Keluarga korban dan warga kemudian melakukan pencarian bersama warga setempat, namun sampai sore dan hampir gelap korban tidak ditemukan. Pencarian kembali dilakukan pada Selasa 1 Maret 2022 dan sekitar pukul 10.00 WIB korban akhirnya bisa ditemukan, dengan kondisi sudah kehilangan kaki dan tangan, hanya tersisa bagian dada dan kepala saja. Warga juga dihimbau Camat, agar waspada dan memastikan kondisi lokasi tersebut aman dari buaya, meski berkerja di sungai kecil-kecil.(Jam/Red/MP)












.jpg)




