Breaking News
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
Pemkab Majalengka Sosialisasikan 400 Rumah Bantuan Rutilahu Jabar Tahun 2022

MEGAPOLITANPOS.COM, Majalengka -Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar Sosialisasi Penyaluran Bantuan Sosial Perbaikan Rutilahu Tahun Anggaran 2022. Bertema "Uang Rakyat Kembali ke Rakyat" berlangsung di Aula Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Majalengka. Selasa, (29/03/2022) Bupati Majalengka H. Karna Sobahi secara resmi membuka kegiatan, hadir dikesempatan tersebut Kabid Perumahan DISPERKIN Provinsi Jawa Barat, Kadis DPKPP. Peserta adalah Anggota BKM/LPM/LKM, Babinmas, Baminsa dan Tim Teknis. Kepala Dinas Rumkimtan Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kabid Perumahan Ani Widiyani mengawali sambutan mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) pada tahun 2022 ini telah menganggarkan untuk memperbaiki rumah tidak layak huni sebanyak 9915 unit yang tersebar di 27 Kabupaten/ Kota di Jawa Barat. "Rutilahu ini merupakan komitmen gubernur untuk menyelesaikan proyek strategis di pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional di Jawa Barat," kata, Ani Widiyani. Dijelaskan, adapun kriteria penerima bantuan Rutilahu diantaranya mempunyai lahan, masyarakat berpenghasilan rendah dan diusulkan oleh LKM atau BPM disetujui Desa/Kelurahan lalu diverifikasi oleh kabupaten yang kemudian diusulkan ke provinsi. Sementara itu, Kepala Dinas Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Hj. Ropedah menjelaskan masih banyaknya jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Majalengka. "Untuk tahun 2022 ini bantuan program Rutilahu dari Pemprov Jabar mengalami penurunan jumlah yakni jumlahnya 400 unit dilaksanakan di 20 desa, dengan nilai besaran Rp. 20 juta per rumah. Teknis pengerjaan dikelola oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas)," jelasnya. Dikesempatan itu juga, Bupati Majalengka Karna Sobahi menanggapi jumlah penurunan bantuan rutilahu di wilayah khususnya di Jawa Barat dinilai hal yang dimaklumi mengingat situasi dampak dari masa pandemi saat ini. "Dengan hasil data yang tercatat terus bertambah jumlahnya, pemerintah mempunyai upaya agar perhatian terhadap rumah tidak layak huni tetap berjalan. Salah satunya adalah dengan menggandeng Baznas Majalengka sebagai mitra untuk rutilahu ini," ungkapnya. Upaya lain, kata bupati dalam rangka mengurangi angka kemiskinan guna tercapai program rutilahu diharapkan desa bisa memunculkan serta menggali potensi wilayahnya. Disebutkan, pemberdayaan di masyarakat baik potensi sumber daya manusia atau sumber daya alamnya. Diakhir bupati berharap kepada pokmas agar bisa memanfaatkan bantuan rutilahu dengan semaksimal mungkin, sehingga rumah tidak layak huni bisa menjadi rumah yang permanen dan nyaman bagi penghuninya. ** (Agit)

















