- Merasa Dirugikan Ratusan Juta Rupiah, Pemilik Percetakan Laporkan Tiga Mantan Karyawan
- Hadapi Ketidakpastian Global, Bank Jakarta Percepat Transformasi Digital dan Penguatan Risiko
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
Pemdes Tumpang Peroleh Penghargaan Desa Mandiri 2023 dari Kemendesa PDTT

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Pemerintah Desa Tumpang Kecamatan Talun atas kerja kerasnya selama ini dalam mewujudkan desa mandiri mendapat anugerah penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) kepada desa atas komitmen dan kerja keras dalam mewujudkan Desa Mandiri tahun 2023.
Penyerahan penghargaan disampaikan oleh Bupati Blitar Rini Syarifah kepada Agus Salim S.AG Kades Tumpang Kecamatan Talun pada kegiatan Rakor Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa di Ruang Candi Penataran Pemerintah Kabupaten Blitar, Senin (20/5/24).
Bupati menyampaikan apa yang diharapkan oleh Kementrian Desa PDTT adalah sebagai bentuk menyikapi pelaksanaan UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Wilayah Kabupaten Blitar.
Baca Lainnya :
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
Atas penganugerahan tersebut Kepala Desa Tumpang Agus Salim S.AG menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh perangkat Pemerintahan Desa Tumpang Kecamatan Talun mewujudkan pembangunan segala bidang, atas komitmen dan kerjasama yang baik hingga menorehkan keberhasilan yang sangat biasa dari pusat.
"Kami sampaikan apresiasi semua pihak yang terlibat langsung dan tidak langsung atas komitmen dan kerja kerasnya dalam melaksanakan pembangunan untuk masyarakat desa Desa Tumpang," ungkap kades agus.
Dengan penghargaan ini, disampaikan oleh kepala desa Tumpang,
“Semoga capaian positif yang telah ditorehkan ini menjadi pelecut semangat untuk terus membangun desa, agar desa Tumpang benar-benar mandiri dari berbagai sisi, masyarakat semakin maju dan semakin sejahtera,” tandas Agus.
Disisi lain Bupati Blitar Rini Syarifah usai pwnyerahan penghargaan juga berpesan kepada kepala desa penerima penghargaan, agar dapat mempertahankan dan lebih meningkatkan hasil pembangunan desa," Dengan tolok ukur Indeks Desa Membangun (IDM), yang dimutakhirkan setiap tahunnya untuk memotret perkembangan desa di Kabupaten Blitar menunjukkan kemajuan yang signifikan,” kata Bupati.

Untuk diketahui pada tahun 2021, terdapat 10 Desa Mandiri, 153 Desa Maju, dan 57 Desa Berkembang. Di tahun 2022 angka tersebut meningkat menjadi 42 Desa Mandiri, 159 Desa Maju, dan 19 Desa Berkembang, pada tahun 2023, berhasil menjadi 64 Desa mandiri, 152 Desa Maju, dan tersisa 4 Desa Berkembang.
Sehingga data statistik pemerintahan mencatat dalam kurun waktu dua tahun, terdapat 54 desa yang naik status menjadi Desa Mandiri, dan 53 desa yang berhasil naik status dari Desa Berkembang menjadi Desa Maju. Dan Alhamdulillah sudah tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Blitar.
Dari capaian tersebut Bupati Blitar yang akrab disapa Mak Rini mengaku sangat bersyukur, capaian tersebut sungguh luar biasa dan patut disyukuri. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Dana Desa untuk kebutuhan pembangunan desa telah tepat sasaran.
“Saya ingat di tahun 2022, kita pernah mengadakan sosialisasi mengenai perencanaan pembangunan desa berbasis data IDM dan SDGs melalui Roadshow Musrenbangdes. Keberhasilan menaikkan status desa, merupakan bukti bahwa kita semua telah berhasil menerapkan perencanaan pembangunan desa berbasis data, dan berkomitmen penuh untuk merealisasikannya, sehingga pembangunan menjadi tepat sasaran, saya berpesan kepada kepala desa untuk saling berlomba dan berprestasi,” pungkasnya. (za/mp)
















