- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
Peluang Andika Sulaeman Memboyong Kembali Emas Gulat PON XXI 2024

Keterangan Gambar : Andika Sulaeman saat merebut emas PON XX-2021
MEGAPOLITANPOS.COM, Medan--Perburuan medali berbagai cabang beladiri PON XXI 2024 sudah dimulai pekan ini, hingga minggu mendatang. Persaingan ketat peraihan medali emas, perak dan perunggu dari cabang tinju, wushu, pencak silat, karate, taekwondo, serta gulat, akan mewarnai keseruan perebutan pimpinan klasemen atau juara umum.
Sumut, yang menjadi tuan rumah PON XXI 2024 bersama Aceh, pastinya tidak mau kehilangan momentumnya untuk merebut sebanyak mungkin medali dari beberapa cabor beladiri yang menjadi andalannya. Termasuk tinju dan wushu. Apalagi, Sumut masih stabil di posisi keempat klasemen sementara perolehan medali hingga usai kontestasi Senin (9/9), yakni dengan 12 emas, tiga perak dan enam perunggu.
"Kita harus mewaspadai pergerakan di cabor-cabor beladiri ini, jangan sampai semuanya meleset dari target," ujar Wakil Komandan Kontingen DKI Jakarta, Hengki Silatang, Senin malam di Posko Kontingen DKI Jakarta, Hotel Four Points, Medan.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Ratusan UMKM Aceh Ikuti Workshop Pemulihan Usaha, Akses Modal hingga Pemasaran Diperkuat
Hingga usai perburuan medali Senin malam, baik dari persaingan di Medan dan Aceh, Jatim masih memimpin perolehan medali dengan 24 emas, 12 perak, dan 16 perunggu. Posisi kedua ditempati Jabar dengan raihan 13-18-1 set medali. Disusul Aceh dengan 12-8-7 set medali.
Kontingen DKI Jaya sendiri masih bertahan di peringkat kelima dengan akumulasi 11 emas, 23 perak dan delapan perunggu.
Hengki Silatang tidak memungkiri beratnya perjuangan atlet-atlet cabor beladiri DKI Jakarta untuk mendulang emas. Oleh karena itu pula, ia bertekad untuk mengawal secara ketat para petinju binaannya, yang pertandingannya digelar di Siantar.
"Tinju juga pasti seru," kata Ketua Pengprov Pertina DKI Jakarta sekaligus anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu.
Dari perburuan medali cabor beladiri yang sudsh dipertandingkan, kontingen DKI Jakarta agak terpukul dari persaingan di muaythai.
Muaythai yang dipertandingkan di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, terancam dikuasai oleh Jatim. Kontingen Jatim mendominasi perebutan 22 medali emas yang digelar Selasa (10/9) ini.
Kontingen Jatim juga menjadi 'pengancam' terkuat di cabor gulat, yang dipertandingkan pada Senin hingga Rabu (16-18/9) di GOR Binjai, Sumut.

Poto: Manajer tim.gulat DKI Jakarta Heru Pujihartono.
Pada kontestasi gulat PON XX-2021 di Merauke, Papua, tim gulat Jatim mendominasi peraihan medali cabor ini. Dari 18 kelas yang dipertandingkan, Jatim menguasai 7-7-2 set medali. Disusul Kaltim (4-2-6), Jabar (2-2-2), Kalsel (2-0-4), Papua (1-1-2), serta DKI Jakarta dan Banten yang sama-sama mengoleksi satu medali emas.
Pada persaingan cabor gulat PON XXI-2024, tim gulat DKI Jakarta mengharapkan adanya satu tambahan medali emas diibanding sebelumnya. Andika Sulaeman, Raja Kelas 76 kg Grego Roman, masih menjadi andalan untuk merebut emas di PON 2024 ini. Satu andalan lainnya adalah M. Rudiansyah, di Kelas 97 kg Gaya Bebas Putra.
"InsyaAllah saya bisa membawa pulang medali emas lagi," ujar Andika Sulaeman saat dihubungi, Senin malam.
Andika Sulaeman menyebut jika di Kelas 77 kg Grego itu lawan-lawan beratnya kemungkinan masih itu-itu juga. Di antaranya, Supriono, pegulat Jatim yang dihempaskannya di final PON XX, dan pegulat Kaltim Kusno Hadi Saputra.
Tak bisa dipungkiri jika Andika Sulaeman adalah salah satu pegulat terbaik Indonesia saat ini, khususnya di Kelas Grego. Pegulat kelahiran Jakarta 15 Mei 1977 ini adalah peraih medali perak SEA Games Hanoi, Vietnam, 2022, dan medali emas SEA Games Kamboja 2023.
"Andika Sulaeman memiliki kepercayaan diri yang kuat," ucap manajer tim gulat DKI Jakarta, H.Heru Pujihartono, yang juga Sekretaris Dewan Penasihat PWI Jaya.
"Kita sama-sama doakan Dika terus tampil baik, sampai ke final, dan kembali merebut medali emas," ujar pemilik perusahaan katering Nendia Primarasa itu.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).







.jpg)








