- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
Pelatihan Food, Beverage Dan Digital Marketing Bentuk Perwujudan Menuju Kota Blitar Keren

Keterangan Gambar : Walikota Blitar Santoso serahkan bantuan alat memasak kepada peserta pelatihan
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk mempercepat tercapainya pemerintahan kota Blitar Keren Unggul Bermartabat, Walikota Blitar terus meningkatkan semua sektor, termasuk peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha ekonomi mikro dan, yang salah satunya dengan model pelatihan food beverage dan program digital marketing. Langkah terobosan dan inovasi kreatif merupakan faktor pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid 19.
Ini dikemukakan oleh Walikota Santoso M.Pd kepada wartawan usai membuka Pelatihan Food, Beverage dan Digital Marketing bertempat di Aula kantor Kecamatan Kepanjenkidul, pada Senin (28/11/22).

Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
Santoso juga menyebutkan, kegiatan yang diinisiasi oleh Camat Kepanjenkidul, adalah bentuk kepanjangan tangan Pemkot Blitar, kepada peserta tidak hanya mendapat pelatihan, namun mereka juga mendapat bantuan peralatan memasak dan boot container kepada peserta pelatihan pemberdayaan kelurahan se-Kecamatan Kepanjenkidul .
"Saya atas nama pribadi dan pemerintah kota Blitar sangat mengapresiasi kepada pak Camat Kepanjenkidul dan jajaran atas inisiasi program ini,"ujar Santoso.
Selanjutnya Santoso juga menuturkan, sejalan perkembangan teknologi digital, model pelatihan food beverage dan program digital marketing ini, agar pelaku UMKM bisa memanfaatkan teknologi tepat guna meningkatkan penghasilan yang dapat mendongkrak sumber PAD kota Blitar, perekonomian mikro tumbuh bangkit dan berkembang.

“Sesuai harapan kita dalam rangka peningkatan ketrampilan kepada peserta bagaimana memanfaatkan kemajuan teknologi, pemerintah kota Blitar terus memacu kemampuan berusaha pelaku usaha kecil,” ucapnya.
Walkot Santoso juga mengajak kepada para peserta mulai bisa berfikir cerdas tentang cara pemasaran semua produk-produk hasil pelaku UMKM. Mereka agar melek teknolgi bisa melakukan pemasaran melalui sistem digital marketing melalui internet. Karena di setiap RT telah difasilitasi jaringan internet gratis.
“Dengan begitu kedepannya tidak usah menyiapkan tempat yang luas, tetapi cukup di rumah dengan menggunakan digital marketing,” imbuhnya.
Dilain sisi Camat Kepanjenkidul Kota Blitar, Indra Purwanto dalam laporannya meminta agar semua peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan sampai selesai sehingga dapat lebih banyak menyerap metode pelatihan dari narasumber dari tanggal 28 November hingga 3 Desember 2022 nanti.
“Peserta dengan mengikuti pelatihan secara tuntas mulai dari cara produksi, peserta juga diberikan ilmu atau tehnik bagaimana melakukan pemasaran online, semoga ilmu pengetahuan ini benar - benar membantu pelak usaha kecil," pungkasnya. (adv.kmftik/za/mp)









.jpg)






