- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Jangkau Lokasi Sempit, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam Gunakan Motor.
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
- BRI Life Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama KAPJ
Pelatihan Food, Beverage Dan Digital Marketing Bentuk Perwujudan Menuju Kota Blitar Keren

Keterangan Gambar : Walikota Blitar Santoso serahkan bantuan alat memasak kepada peserta pelatihan
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk mempercepat tercapainya pemerintahan kota Blitar Keren Unggul Bermartabat, Walikota Blitar terus meningkatkan semua sektor, termasuk peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha ekonomi mikro dan, yang salah satunya dengan model pelatihan food beverage dan program digital marketing. Langkah terobosan dan inovasi kreatif merupakan faktor pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid 19.
Ini dikemukakan oleh Walikota Santoso M.Pd kepada wartawan usai membuka Pelatihan Food, Beverage dan Digital Marketing bertempat di Aula kantor Kecamatan Kepanjenkidul, pada Senin (28/11/22).

Baca Lainnya :
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Hadiri Talk show Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
Santoso juga menyebutkan, kegiatan yang diinisiasi oleh Camat Kepanjenkidul, adalah bentuk kepanjangan tangan Pemkot Blitar, kepada peserta tidak hanya mendapat pelatihan, namun mereka juga mendapat bantuan peralatan memasak dan boot container kepada peserta pelatihan pemberdayaan kelurahan se-Kecamatan Kepanjenkidul .
"Saya atas nama pribadi dan pemerintah kota Blitar sangat mengapresiasi kepada pak Camat Kepanjenkidul dan jajaran atas inisiasi program ini,"ujar Santoso.
Selanjutnya Santoso juga menuturkan, sejalan perkembangan teknologi digital, model pelatihan food beverage dan program digital marketing ini, agar pelaku UMKM bisa memanfaatkan teknologi tepat guna meningkatkan penghasilan yang dapat mendongkrak sumber PAD kota Blitar, perekonomian mikro tumbuh bangkit dan berkembang.

“Sesuai harapan kita dalam rangka peningkatan ketrampilan kepada peserta bagaimana memanfaatkan kemajuan teknologi, pemerintah kota Blitar terus memacu kemampuan berusaha pelaku usaha kecil,” ucapnya.
Walkot Santoso juga mengajak kepada para peserta mulai bisa berfikir cerdas tentang cara pemasaran semua produk-produk hasil pelaku UMKM. Mereka agar melek teknolgi bisa melakukan pemasaran melalui sistem digital marketing melalui internet. Karena di setiap RT telah difasilitasi jaringan internet gratis.
“Dengan begitu kedepannya tidak usah menyiapkan tempat yang luas, tetapi cukup di rumah dengan menggunakan digital marketing,” imbuhnya.
Dilain sisi Camat Kepanjenkidul Kota Blitar, Indra Purwanto dalam laporannya meminta agar semua peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan sampai selesai sehingga dapat lebih banyak menyerap metode pelatihan dari narasumber dari tanggal 28 November hingga 3 Desember 2022 nanti.
“Peserta dengan mengikuti pelatihan secara tuntas mulai dari cara produksi, peserta juga diberikan ilmu atau tehnik bagaimana melakukan pemasaran online, semoga ilmu pengetahuan ini benar - benar membantu pelak usaha kecil," pungkasnya. (adv.kmftik/za/mp)

.jpg)


.jpg)


.jpg)



.jpg)




