- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
Ngopi Kamtibmas: Warga Kalibata Keluhkan Keberadaan Warunk Wow.

Keterangan Gambar : Ngopi Kamtibmas di Pos Kalibata
MEGAPOLITANPOS.COM: Menjelang Pilkada di Daerah Khusus Jakarta, Kapolsek Pancoran Kompol Sujarwo mengumpulkan warga Kalibata termasuk Ketua RT, RW, LMK, FKDM tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh Ormas lainnya.
Dalam rangka mengantisipasi kerawanan yang timbul di wilayah Kecamatan Pancoran, Kota Administrasi Jakarta Selatan. Acara yang digelar dadakan berlokasi di pos Forkabi yang biasa digunakan untuk pertemuan antar ormas, warga dan tokoh lintas sektor dengan para pejabat Pemda maupun Polri. Selasa, 20/08/24.
Acara bertema Ngopi Kamtibmas dihadiri oleh Kapolsek Pancoran, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Lurah Kalibata dan tiga pilar dimanfaatkan oleh masyarakat yang mengelukan keberadaan Warunk Wow ditengah pemukiman warga yang kental dengan budaya Islam dan aktivitas sehari hari pengajian dan maulid.
Baca Lainnya :
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
Herman, Lurah Kalibata dalam tanggapannya mengatakan telah memfasilitasi pertemuan antar warga , Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Ketua RT,RW,LMK dan Tiga Pilar dengan pihak manajemen Warunk Wow.
" Kami sudah pernah memfasilitasi pertemuan antar pihak manajemen dan warga sekitar, dengan meminta pihak manajemen untuk mengecilkan suara volume musiknya" ungkap Lurah Kalibata
Namun sampai saat ini hampir setahun lebih warga Kalibata masih saja terganggu dengan keberadaan Warunk Wow, yang buka selama 24 jam non stop, suara musik yang keras, penjualan miras, pengunjung yang mabuk dan sering baku hantam, pernah menjadi tempat berkumpulnya kaum LGBT.
Kapolsek Pancoran Sujarwo menyampaikan sudah menurunkan personilnya untuk menyelidiki kegiatan Warunk Wow dan cek perijinannya.
" Kami telah selidiki di lokasi keramaian tersebut memang mempunyai ijin, tetapi keluhan warga Kalibata terhadap Warunk Wow akan kami tindak lanjuti, supaya keberadaan musik tidak menggangu warga, selanjutnya akan mengadakan apel cipkon guna mengantisipasi tawuran " ungkap Kompol Sujarwo.
" Alhamdulillah di wilayah Kecamatan Pancoran, kami terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban guna memberikan kenyamanan warga menjelang Pilkada Jakarta dengan berkolaborasi semua unsur RT, RW, FKDM, Ormas dan Tokoh Warga" pungkasnya












.jpg)




