- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Dari UMKM hingga Pantai Teluk Nipah, Relawan Bakti BUMN Tinggalkan Manfaat untuk Desa Bulok
- Sinergi DPRD dan Pemkab Perkuat Arah Pembangunan melalui Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Polda Metro Ungkap Sindikat Peredaran Meterai Palsu, Dirjen Pajak Beri Penghargaan
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- DPRD Dukung Langkah Penguatan Penanganan Karhutla dan BBM di Barito Utara
- Wakil Ketua DPRD Barito Utara Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- DPRD Barito Utara Hadiri Seluruh Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Pimpin Rapat Karhutla dan BBM, Bupati Tekankan Bangun Koordinasi dan Kumonikasi Yang Cepat
Menteri UMKM Dorong IMI Bali Dongkrak pertumbuhan Kewirausahaan Nasional

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam acara Munas IMI di Bali, Kamis,(16/01).
MEGAPOLITANPOS.COM, Bali- Menteri UMKM Maman Abdurrahman mendorong para mahasiswa Muhammadiyah untuk merubah paradigma menjadi entrepreneur yang handal. Menteri Maman menyebut rasio kewirausahaan Indonesia masih rendah maka masih banyak peluang yang harus di tangkap oleh para mahasiswa.
"Saya mengajak Teman-teman untuk sudah mulai bisa terlibat dalam dunia kewirausahaan. Kalian masih punya waktu persiapan 4 tahun mereposisi orientasi dan arah hidup kalian," Kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam acara Rakornas Ikatan Muhammadiyah Indonesia (IMI) di Bali, Kamis,(16/01).
Baca Lainnya :
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
Menurut Menteri Maman, Muhammadyah sebagai sebuah institusi organisasi kemasyarakatan rating yang paling tertinggi masih memiliki hak untuk memberikan warna terang berbangsa dan bernegara.
Oleh karenanya ia meminta para mahasiswa Muhammadiyah untuk memperkuat kemampuan beradaptasi dengan perkembangan jaman
" Saya berharap perkuat kemampuan diri kalian untuk beradaptasi menjadi entrepreneur dalam rangka mendukung program bapak presiden dalam rangka meningkatkan rasio kewirausahaan yang saat ini masih 4,6 persen," katanya.
Dalam akses pembiayaan Menteri Maman mengungkapkan pemerintah telah menyediakan dana bagi masyarakat dalam mengakses program KUR bagi yang ingin berwirausaha
"KUR( Kredit Usaha Rakyat) adalah komitmen Pemerintah terhadap saudara-saudara kita yang memiliki keinginan menjadi entrepreneur dan masih punya keterbatasan dari segi kemampuan modal usaha, diberikan kepada siapapun yang penting adalah mereka punya semangat berwirausaha," katanya.

Daya Beli Masyarakat
Melemahnya daya beli masyarakat dipasar pasar tradisional bukan hanya karena disebabkan oleh pasar yang tidak modern.
Menurut Menteri UMKM Maman, banyak pasar yang tadinya kumuh, kotor dan berbau kini sudah menjadi bagus dan modern karena sudah dilakukan revitalisasi pasar.
Di Jembrana itu sudah di resmikan revitalisasi pasar modern, ternyata tidak mampu menarik ataupun membuat pasar itu menjadi lebih maju. Pasar itu menjadi lebih ramai lalu kita kambing hitamkan daya beli masyarakat, perasaan saya masyarakat belanja-belanja saja,"katanya.
Menteri Maman beranggapan revitalisasi pasar harus beradaptasi dengan market place supaya pasar tradisional tidak hancur.
" Saya mau bilang, ternyata kalau kita mau melakukan revitalisasi pasar tradisional tidak hancur harus beradaptasi dengan marketplace digital. Sekarang ini ada macam-macam marketplace swasta, maka kita akan bangun marketplace lokal," katanya.
Selanjutnya kata Menteri Maman daya beli masyarakat bukan menurun akan tetapi perubahan gaya masyarakat yang banyak belanja lewat marketplace
" Ini bukan daya beli masyarakat menurun, karena terjadi perubahan gaya belanja masyarakat yang awalnya berbelanja di pasar tradisional, di pasar modern berubah menjadi belanja di pasar marketplace yang terjadi sekarang ini," katanya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)
.jpg)












