- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
- Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan
- Brigjen Aries Syahbudin Resmi Menjabat Kepala Korlantas Polri
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Koramil Pondok Aren Salurkan 50 Paket Sembako untuk Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang.
- Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi.
- Hadiri Bayan Run 2026, Marsdya TNI Muzafar Gaungkan Semangat Olahraga dan Kebersamaan di Kaltim.
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
Menteri UMKM Dorong IMI Bali Dongkrak pertumbuhan Kewirausahaan Nasional

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam acara Munas IMI di Bali, Kamis,(16/01).
MEGAPOLITANPOS.COM, Bali- Menteri UMKM Maman Abdurrahman mendorong para mahasiswa Muhammadiyah untuk merubah paradigma menjadi entrepreneur yang handal. Menteri Maman menyebut rasio kewirausahaan Indonesia masih rendah maka masih banyak peluang yang harus di tangkap oleh para mahasiswa.
"Saya mengajak Teman-teman untuk sudah mulai bisa terlibat dalam dunia kewirausahaan. Kalian masih punya waktu persiapan 4 tahun mereposisi orientasi dan arah hidup kalian," Kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam acara Rakornas Ikatan Muhammadiyah Indonesia (IMI) di Bali, Kamis,(16/01).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
Menurut Menteri Maman, Muhammadyah sebagai sebuah institusi organisasi kemasyarakatan rating yang paling tertinggi masih memiliki hak untuk memberikan warna terang berbangsa dan bernegara.
Oleh karenanya ia meminta para mahasiswa Muhammadiyah untuk memperkuat kemampuan beradaptasi dengan perkembangan jaman
" Saya berharap perkuat kemampuan diri kalian untuk beradaptasi menjadi entrepreneur dalam rangka mendukung program bapak presiden dalam rangka meningkatkan rasio kewirausahaan yang saat ini masih 4,6 persen," katanya.
Dalam akses pembiayaan Menteri Maman mengungkapkan pemerintah telah menyediakan dana bagi masyarakat dalam mengakses program KUR bagi yang ingin berwirausaha
"KUR( Kredit Usaha Rakyat) adalah komitmen Pemerintah terhadap saudara-saudara kita yang memiliki keinginan menjadi entrepreneur dan masih punya keterbatasan dari segi kemampuan modal usaha, diberikan kepada siapapun yang penting adalah mereka punya semangat berwirausaha," katanya.

Daya Beli Masyarakat
Melemahnya daya beli masyarakat dipasar pasar tradisional bukan hanya karena disebabkan oleh pasar yang tidak modern.
Menurut Menteri UMKM Maman, banyak pasar yang tadinya kumuh, kotor dan berbau kini sudah menjadi bagus dan modern karena sudah dilakukan revitalisasi pasar.
Di Jembrana itu sudah di resmikan revitalisasi pasar modern, ternyata tidak mampu menarik ataupun membuat pasar itu menjadi lebih maju. Pasar itu menjadi lebih ramai lalu kita kambing hitamkan daya beli masyarakat, perasaan saya masyarakat belanja-belanja saja,"katanya.
Menteri Maman beranggapan revitalisasi pasar harus beradaptasi dengan market place supaya pasar tradisional tidak hancur.
" Saya mau bilang, ternyata kalau kita mau melakukan revitalisasi pasar tradisional tidak hancur harus beradaptasi dengan marketplace digital. Sekarang ini ada macam-macam marketplace swasta, maka kita akan bangun marketplace lokal," katanya.
Selanjutnya kata Menteri Maman daya beli masyarakat bukan menurun akan tetapi perubahan gaya masyarakat yang banyak belanja lewat marketplace
" Ini bukan daya beli masyarakat menurun, karena terjadi perubahan gaya belanja masyarakat yang awalnya berbelanja di pasar tradisional, di pasar modern berubah menjadi belanja di pasar marketplace yang terjadi sekarang ini," katanya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).















