- Saldo Nasabah Raib Jutaan Rupiah Lewat QRIS, CBA: BCA Harus Tanggung Jawab dan OJK Lemah Pengawasan
- Bupati Barito Utara Tegaskan Penindakan Terhadap Pelangsir dan Penimbun BBM.
- Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas
- Paska Insiden Keracunan Makan MBG Anggota DPR RI Nurhadi : BGN Diminta Perkuat Pengawasan Dapur MBG.
- Cegah Stunting Dan Pemenuhan Gizi : Dinas Perikanan Bagikan 150 Paket Olahan Ikan Untuk Ibu Hamil Dan Balita Serta Lansia Di Kecamatan Curug.
- Elim Tyu Samba : PBSI Kota Blitar Harus Semakin Solid Bina Prestasi Bulu Tangkis .
- Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Perumda Pasar Tangerang Mulai Tata Pedagang Pasar Anyar.
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
- Bupati Barito Utara Luncurkan Dua Layanan Inovatif bagi Pendamping Pasien di RSUD Muara Teweh
- Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah, Lepas Kepala Pengadilan Agama dan Sambut Kajari Baru
Menteri Maman Sebut Pengusaha UMKM sebagai Simbol Optimisme

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman Abdurrahman
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Menteri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Maman Abdurahman menyebut pengusaha UMKM sebagai simbol optimisme yang berperan untuk merawat harapan di tengah kondisi perekonomian yang diramalkan lesu oleh sejumlah pihak.
"Sebagian dari kita mungkin melihat potensi pasar saat ini sedang lesu, tapi perspektif UMKM tidak seperti itu. Hal itu dibuktikan saat pandemi COVID-19 melanda. Pengusaha UMKM merupakan simbol optimisme," ujar Menteri Maman dalam diskusi panel dengan tema “Mengoptimalkan UMKM: Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” pada acara The Big Idea Forum di Jakarta, Senin (17/3).
Menurut Menteri Maman, pengusaha UMKM terbukti mampu bertahan dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Sehingga tugas Kementerian UMKM adalah mengamankan dan mendukung pengusaha UMKM demi pemerataan pertumbuhan ekonomi, salah satunya melalui skema UMKM holding.
Baca Lainnya :
- Wamen UMKM Helvi Moraza Ungkap 3 Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global
- Kementerian UMKM Dorong Pengusaha Perkuat Fundamental Sebelum Menembus Pasar Ekspor
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Korban Bencana Sumatera hingga 2028
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
"Saat ini problem fundamental UMKM adalah menghasilkan produk dengan biaya produksi yang minim, namun kuantitasnya tinggi. Inilah fungsinya UMKM holding, di mana ada ekosistem rantai pasok dengan produk yang terintegrasi.
Menteri Maman melanjutkan, agar skema UMKM holding bisa berjalan maka harus dikolaborasikan dengan kementerian lain seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan lainnya.
Pada acara yang juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Ivan Cahyadi, CEO Philip Morris International Jacek Olzak itu dilakukan penandatangan Nota Kesepahaman Bersama antara PT SRC Indonesia Sembilan dengan Bulog, Telkomsel, BRI, dan Pos Indonesia. Salah satu poinnya terkait program akselerasi digital ekosistem UMKM.
The Big Idea Forum menghadirkan 1.000 pengusaha UMKM binaan Sampoerna, dalam sebuah program kemitraan Sampoerna Retail Community (SRC), yang menyoroti peran penting UMKM dalam menggerakkan ekonomi Indonesia dan pentingnya kolaborasi multisektor untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
SRC dibentuk untuk memberdayakan UMKM Indonesia, khususnya toko kelontong. Sampai saat ini SRC telah membina lebih dari 347 ribu UMKM.
Tak hanya SRC, PT HM Sampoerna Tbk. juga membentuk Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus komitmen keberlanjutan berupa pusat pelatihan kewirausahaan terpadu.
Sejak beroperasi pada 2007, SETC memberikan pelatihan meliputi hard skill maupun soft skill di bidang budidaya pertanian, peternakan, dan keterampilan lainnya. Selain pelatihan, SETC juga memfasilitasi riset terapan, pendampingan dan jejaring pasar, konsultasi usaha, serta jejaring UMKM.
SETC juga memiliki ruang pelatihan dan pertemuan, laboratorium kultur jaringan, area untuk ternak, perikanan dan penelitian, serta penginapan. Dalam perjalanannya, SETC telah mendukung peningkatan kapasitas untuk lebih dari 60 ribu peserta pelatihan dari seluruh penjuru Indonesia.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)
.jpg)













