Breaking News
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
Menkop Ferry Ajak Syarikat Islam Kembangkan Koperasi Syariah sebagai Pilar Ekonomi Umat

Keterangan Gambar : Menkop Ferry(kiri) pada Rakernas Syarikat Islam, di Jakarta, Selasa malam (4/11/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta — Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya menghidupkan kembali semangat tokoh besar Syarikat Islam (SI), HOS Tjokroaminoto, dalam membangun gerakan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
Menurut Ferry, Cokroaminoto telah memberikan teladan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan gerakan sosial dan dakwah ekonomi yang menegakkan keadilan serta kesejahteraan rakyat kecil.
“Terutama bagi petani dan pedagang kecil. Cokroaminoto melihat koperasi sebagai solusi strategis untuk melawan penindasan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujar Ferry saat memberikan pembekalan pada Rakernas Syarikat Islam, di Jakarta, Selasa malam (4/11/2025).
Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua Koperasi Sidogiri Abdul Majid Umar dan Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Ferry menegaskan bahwa koperasi sejatinya sejalan dengan nilai-nilai Islam dan prinsip syariah — menekankan keadilan, kebersamaan, dan tolong-menolong dalam perekonomian umat.
Bangkitkan Gerakan Koperasi Syariah
Ferry mengajak Syarikat Islam untuk bersama-sama membesarkan gerakan koperasi di Indonesia sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Ia juga menyampaikan dukungan penuh pemerintah bagi SI untuk membentuk dan mengembangkan koperasi berbasis syariah demi kemajuan ekonomi umat.
“Saya mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk membesarkan kembali koperasi sebagai badan usaha yang merupakan perwujudan dari ekonomi konstitusi, yaitu ekonomi Pancasila,” tegasnya.
Ferry menambahkan, gagasan ekonomi kerakyatan dalam Pasal 33 UUD 1945 sejatinya bersumber dari nilai-nilai keislaman yang berkembang di masyarakat.
80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih
Sebagai bentuk konkret dari amanah Presiden, Kementerian Koperasi tengah menyiapkan pembangunan 80 ribu lebih Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Langkah ini, kata Ferry, bertujuan mempercepat kebangkitan koperasi setelah sekian lama tertinggal dari badan usaha lain seperti BUMN dan swasta.
“Pasca krisis 1998, setelah Indonesia menandatangani LoI dengan IMF, banyak pelaku ekonomi kecil termasuk koperasi yang terpinggirkan karena sistem ekonomi diserahkan pada mekanisme pasar bebas,” ungkapnya.
Kopontren: Koperasi dan Dakwah Satu Nafas
Lebih lanjut, Ferry mencontohkan keberhasilan Koperasi Pondok Pesantren Sidogiri yang telah memiliki aset hingga triliunan rupiah sebagai bukti nyata kekuatan koperasi berbasis nilai keislaman.
“Masih banyak koperasi pesantren (Kopontren) lain yang sukses seperti Sunan Giri dan At-Ittifaq. Ini membuktikan koperasi dengan dakwah Islam itu satu nafas,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan, Menkop Ferry optimistis gerakan koperasi syariah dapat menjadi fondasi kuat menuju kemandirian ekonomi nasional dan kesejahteraan umat.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)



.jpg)








