- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
Mendag Zulkifli Hasan: Harga Beras Tidak Naik, Pemerintah Perlahan Turunkan Harga

MEGAPOLITANPOS.COM, Lampung- Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan, harga beras di Pasar Natar, Lampung Selatan, Lampung tidak naik, namun belum turun.
Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, Pemerintah terus berupaya menurunkan harga beras. Demikian disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat memantau bahan Pokok di Pasar Natar hari ini, Rabu (20/9).
Turut hadir Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Umihanni. Mendag Zulkifli Hasan didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim.
Baca Lainnya :
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- Koramil 10/Sepatan Gelar Baksos, Komsos dan Santunan Anak Yatim.
- Dari UMKM hingga Pantai Teluk Nipah, Relawan Bakti BUMN Tinggalkan Manfaat untuk Desa Bulok
“Ibu-ibu tidak usah khawatir, harga beras tidak naik lagi. Pemerintah akan terus melayani masyarakat agar ketersediaan dan suplai beras terjaga sehingga pelan-pelan kita bisa turunkan harga,” kata Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, saat ini, Pemerintah memiliki stok beras yang cukup, yaitu sebesar 1,6 juta ton dan akan ditambah sebesar 400 ribu ton. “Stok beras tidak akan kurang karena saat ini kita memiliki 1,6 juta ton.
Saya juga diminta Presiden Joko Widodo mendatangkan beras dari India dan Negara lainnya sebanyak 400 ribu ton yang sedang dalam perjalanan. "Perintah Presiden, setiap hari kita memberikan beras murah kepada masyarakat,” kata Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan juga mengimbau kepada Pemerintah Daerah, Bulog, dan Bapanas untuk membantu proses pendistribusian, penyaluran, dan pelayanan kepada masyarakat agar cepat dan tepat.
Saat ini, Pemerintah memiliki program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras di Tingkat Konsumen, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta Bantuan Pangan kepada 21,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing sebesar 10 kg/KPM selama bulan September—November 2023.
Dalam kesempatan dimaksud, selain menyalurkan langsung Beras SPHP kepada masyarakat dan melaksanakan GPM, Mendag Zulkifli Hasan juga memberikan Bantuan Pangan secara simbolis kepada 20 KPM.
Diharapkan dengan adanya program dimaksud dapat menjaga daya beli masyarakat dan membantu masyarakat berpendapatan rendah untuk memenuhi kebutuhan.
“Mudah-mudahan program ini dapat terus dilanjutkan. Doakan saja APBN kita mendukung. Saya minta bantuan kepada Bupati/Walikota, TNI, Kepolisian dan jajarannya, Bulog, sekaligus dukungan Dinas Perdagangan dan Dinas Pangan untuk bersinergi memenuhi permintaan beras di wilayahnya masing-masing dengan sebaik-baiknya. Kerja cepat jangan bertele-tele agar harga beras stabil,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, Pemerintah ingin agar masyarakat tetap tenang mengingat stok sembako tersedia dan cukup. “Ini maunya Pemerintah. Untuk itu, Kemendag bersama Bulog dan Bapanas diminta Presiden ke Sulawesi Selatan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan pasokan beras. Tadi pagi Presiden juga sudah melakukan hal yang sama di Jakarta.
Jangan sampai Presiden sudah bekerja habis-habisan, tetapi kita santai dan tidak waspada. Jadi saya minta seluruh aparatur Pemerintah Pusat dan Daerah membantu melayani masyarakat dengan memastikan beras selalu tersedia,” urai Mendag Zulkfili Hasan.
Berdasarkan pantauan hari ini di Pasar Natar, tercatat harga komoditas yang stabil dibandingkan minggu lalu antara lain beras medium Rp11.500/kg, beras premium Rp14.000/kg, gula pasir Rp14.000/kg, minyak goreng curah Rp13.500/liter, minyak goreng kemasan Rp15.000/liter, Minyakita Rp14.000/liter, tepung terigu Rp12.500/kg, daging sapi Rp130.000/kg, daging ayam ras Rp35.000/kg, cabe merah keriting Rp28.000/kg, cabe rawit merah Rp28.000/kg, serta bawang merah Rp18.000/kg.
Sedangkan harga komoditas yang turun dibandingkan minggu lalu, misalnya telur ayam ras Rp26.000/kg dari Rp27.000/kg dan bawang putih Rp32.000/kg dari Rp35.000/kg.
Mendag Zulkifli Hasan menuturkan, ada beberapa komoditas bapok di Pasar Natar terpantau mengalami penurunan. “Ada beberapa komoditas yang harganya menurun seperti cabai dan bawang putih. Kasian petaninya. Telur juga saat ini harganya Rp26.000/kg,” pungkas Mendag. (Reporter: Achmad Sholeh)

.jpg)







.jpg)






