- Bengkel Wijaya AC Mobil Tunjukkan Profesionalisme Tangani Berbagai Masalah AC Mobil
- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
May Day 2023, 1.200 Buruh dari Kabupaten Tangerang Berangkat Aksi di Jakarta

Keterangan Gambar : Sebanyak 1.200 buruh berangkat dari Kabupaten Tangerang bergerak menuju Patung Kuda, Jakarta dalam rangka May Day,
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang,- Sebanyak 1.200 buruh berangkat dari Kabupaten Tangerang bergerak menuju Patung Kuda, Jakarta dalam rangka May Day, dengan titik kumpul kawasan Citra Raya Cikupa dan Flyover Toll Bitung, Kabupaten Tangerang, Senin (1/5/2023).
Ketua Konfederasi Serikan Pekerja Seluruh Indonesia(K-SPSI) Kabupaten Tangerang Supriyadi mengatakan,para buruh di wilayah Tangerang akan melakukan aksi unjuk rasa secara terpusat di Patung Kuda, Jakarta.
"Hari ini, seribu buruh bergerak menuju Jakarta, dengan beberapa tuntutan, seperti mencabut omnimbus law UU No 6/2023 tentang Cipta Kerja," ujar Supriyadi.
Baca Lainnya :
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir
- Kwarcab Pramuka Majalengka 2025 -2030 Dikukuhkan, Komitmen Memperkuat Peran Pramuka Membina Generasi Muda
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Tegaskan Poin Penting ke Pemerintah Soal Nasib Supir Angkot
- Bank Jakarta Raih Golden Champion di Infobank SLE 2026, Unggul di Kepuasan dan Loyalitas Nasabah
Selain itu, pihaknya juga menolak upah murah, union busting, RUU Kesehatan, dan menuntut sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). Serta menyuarakan sejumlah tuntutan mulai dari perubahan aturan ketenagakerjaan, adanya peningkatan PHK, hingga masih banyaknya perusahaan yang tidak membayarkan THR lebaran 2023.
"Kami juga akan membawa tuntutan berupa adanya tindak pemerintah untuk mengatasi PHK masal," ujar Supriyadi.
Diketahui dalam melakukan penjagaan di sejumlah titik keberangkatan aksi para buruh. Sebanyak 250 personil gabungan disiagakan. (Wan)

















