- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
LPDB-KUMKM Bersama Lembaga Penjaminan Perkuat Ekosistem Pembiayaan Koperasi

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Sektor koperasi di Indonesia menjadi bagian penting bagi pertumbuhan dan juga pergerakan ekonomi masyakarat di berbagai sektor.
Mulai dari sektor simpan pinjam, perdagangan, pangan, kerajinan tangan, hingga pariwisata, koperasi memegang peranan penting yang tidak bisa dilepaskan dari pertumbuhan ekonomi masyarakat baik secara regional maupun nasional.
Dari kondisi tersebut, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) sebagai satuan kerja dari Kementerian Koperasi dan UKM yang fokus dalam pembiayaan dan pinjaman dana bergulir kepada koperasi terus memperkuat ekosistem pembiayaan sektor tersebut.
Baca Lainnya :
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
Hal ini tercermin dengan adanya penguatan sinergi antara LPDB-KUMKM dengan Lembaga-lembaga penjaminan dari berbagai daerah untuk satu visi dan satu tujuan dalam mengembangkan sektor koperasi untuk lebih maju dan naik kelas.
Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan, peranan lembaga penjaminan menjadi sangat strategis dalam ekosistem pembiayaan atau pinjaman dana bergulir dari LPDB-KUMKM kepada koperasi.
"Dengan ini kami mengajak kepada lembaga penjaminan dari berbagai daerah untuk secara bersama sama memperkuat koperasi-koperasi di Indonesia dengan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir," kata Supomo dalam keterangannya, Senin (26/2/2024).
Menurut Supomo, dengan adanya lembaga penjaminan, koperasi-koperasi yang ingin mengajukan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir kepada LPDB-KUMKM bisa lebih dimudahkan karena dapat mengajukan penjaminan, bilamana aset koperasi belum terpenuhi untuk persyaratan pinjaman.
"Dengan ada lembaga penjaminan, jika koperasi secara bisnis sehat, legalitas baik, dan aspek penilaian koperasi bagus, hanya saja dari sisi aset belum terpenuhi, disinilah peran lembaga penjaminan untuk membantu koperasi," tambah Supomo.
Dengan target pemerintah untuk mengejar Indonesia Emas pada 2045 kedepan, lanjut Supomo, diperlukan sinergi antar lembaga dalam mendukung sektor-sektor produktif yang memiliki dampak ganda ekonomi.
"Dukungan kepada sektor produktif akan semakin meningkat, apalagi yang memliki dampak pembukaan lapangan kerja, produk orientasi ekspor, hingga pengentasan kemiskinan, di 2024 LPDB-KUMKM terus memperkuat sektor produktif dengan penyaluran dana bergulir tentunya, dan kami membutuhkan peran lembaga penjaminan," kata Supomo.
Dalam kegiatan Rapat Koordinasi antara LPDB-KUMKM dan Lembaga Penjaminan Daerah juga dilaksanakan penandatangan kerja sama antara LPDB-KUMKM dengan Jamkrida Provinsi Banten dan Sulawesi Selatan tentang Penjaminan Pinjaman Kepada Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Perluas Akses Pembiayaan
Sementara itu, Asosiasi Perusahaan Penjaminan Daerah (Aspenda) mendorong kolaborasi lebih jauh dengan LPDB-KUMKM.
Ketua Aspenda Agus Subrata mengatakan, pihaknya terus mendorong terjalinnya kerja sama lebih intensif antara Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) dengan LPDB-KUMKM.
Menurutnya LPDB-KUMKM merupakan lembaga yang memberikan pembiayaan kepada koperasi di seluruh Indonesia, yang penyalurannya bisa dijamin oleh Jamkrida.
“Sampai tahun 2023 nilai pembiayaan LPDB-KUMKM yang dijamin Jamkrida sekitar Rp3 triliun,” jelas Agus pada acara Rapat Koordinasi Lembaga Penjamin di Mercure Nexa Hotel, Jalan Supratman, Kota Bandung.

Disisi lain, sebagai bentuk reciprocal business, Jamkrida juga memberikan informasi dan rekomendasi koperasi di provinsi masing kepada LPDB-KUMKM yang berpotensi dikelola. Tercatat, paling sedikit ada sekitar 150-an koperasi yang direkomendasikan.
“Kedepannya, kerja sama Jamkrida dan LPDB-KUMKM akan terus ditingkatkan dengan penguatan digitalisasi pelayanan, penguatan komunikasi dan koordinasi di lapangan terutama dalam melakukan assesmen koperasi yang akan dijadikan mitra,” tambah Agus yang juga Direktur Keuangan PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Barat.
Supomo mengatakan, pihaknya terus mendorong pembiayaan bagi koperasi. Mereka perlu dibantu agar usahanya bisa terus berkembang.
“Mari kita sama-sama meningkatkan sektor bisnis yang ada multiplayer efeknya. Makanya kami terus menggenjot agar pembiayaan bagi usaha mikro, kecil dan koperasi terus tumbuh. Salah satunya melalui keberadaan Jamkrida,” pungkas Supomo.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)




.jpg)
.jpg)











