- Bahas Implementasi Perpres 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri Nusron Paparkan _Roadmap_ Penetapan LSD di 2026
- Dari Kampus ke Desa, 304 Taruna/i STPN Ambil Peran Menguatkan Data Tanah Masyarakat di Jawa Tengah
- Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Pemkab Barut Dan BNNP Kalteng Gelar Audensi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- Hotel 88 Batu Licin Resmi Hadir Februari 2026: Pilihan Utama Menginap di Pusat Bisnis Tanah Bumbu
- Edukasi Robotika Sejak Dini Dimulai di SDN 01 Menteng
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- Kemenkop Dan BP Taskin Bersinergi Lakukan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Permanen Melalui Koperasi
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
Libatkan Sanitarian, Siswa Diedukasi PHBS dalam Pembiasaan MBG

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pembiasaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih terus dilakukan untuk para siswa/i di Kota Tangerang, tidak hanya untuk memberikan asupan gizi seimbang bagi siswa, melainkan juga merupakan sarana edukasi bagi para siswa/i tentang pentingnya nutrisi seimbang untuk hidup yang lebih sehat. Untuk mendukung hal itu, diperlukan edukasi tentang pentingnya penerapan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) bagi para siswa/i, yang dalam masa pembiasaan MGB ini dilakukan oleh pihak sekolah dengan melibatkan Sanitarian dari Puskesmas di sekitar sekolah yang sedang menjalankan pembiasaan MBG.
"Tentunya asupan nutrisi dan gizi seimbang yang telah diberikan melalui pembiasaan MBG ini, juga harus dibarengi dengan kesadaran bersama khususnya para siswa/i akan pentingnya PHBS. Salah satu yang harus dilakukan dalam pembiasaan MBG ini adalah mencuci tangan dengan baik dan benar sebelum atau sesudah makan," tutur Sanitarian dari Puskesmas Kedaung Wetan, Rini Susilowati, yang ditugaskan untuk mengedukasi para siswa SDN Kedaung Wetan Baru 1 Kota Tangerang dalam pembiasaan MBG, Rabu, (21/08).
Rini, menjelaskan, ada enam langkah yang harus dipahami oleh para siswa/i bagaimana mencuci tangan yang baik dan benar.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
Yang pertama adalah menuangkan cairan Hand Rub (antiseptik berbasis alkohol) pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara perlahan dengan arah memutar. Kedua, mengusap dan menggosok kedua punggung tangan secara bergantian. Ketiga, menggosok sela-sela jari tangan hingga bersih. Keempat, mulai bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci. Dan kelima adalah menggosok dan memutar kedua ibu jari secara bergantian.
"Dan yang terakhir adalah meletakkan ujung jari ke telapak tangan, kemudian digosok secara perlahan. Dengan melakukan cuci tangan yang baik dan benar, tangan menjadi bersih dan bebas kuman sehingga terhindar dari penularan berbagai macam kuman penyakit," imbuhnya.
Rini, juga mengimbau, edukasi tentang penerapan PHBS tersebut tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat luas.
"Upaya tersebut agar anak-anak menjadi sehat dan cerdas, di mana dalam hal ini semua pihak punya andil berkontribusi dan berkolaborasi. Ini juga salah satu upaya kami dalam menyampaikan edukasi kepada anak-anak dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tukas Rini. ** (Nan)
















