- Wabup Felix Dorong Industri Kreatif Barito Utara Berkembang Maju
- BLK Barito Utara Gandeng Mitra Industri, Lulusan Diproyeksikan Langsung Masuk Dunia Kerja
- Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa.
- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
Libatkan Sanitarian, Siswa Diedukasi PHBS dalam Pembiasaan MBG

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pembiasaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih terus dilakukan untuk para siswa/i di Kota Tangerang, tidak hanya untuk memberikan asupan gizi seimbang bagi siswa, melainkan juga merupakan sarana edukasi bagi para siswa/i tentang pentingnya nutrisi seimbang untuk hidup yang lebih sehat. Untuk mendukung hal itu, diperlukan edukasi tentang pentingnya penerapan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) bagi para siswa/i, yang dalam masa pembiasaan MGB ini dilakukan oleh pihak sekolah dengan melibatkan Sanitarian dari Puskesmas di sekitar sekolah yang sedang menjalankan pembiasaan MBG.
"Tentunya asupan nutrisi dan gizi seimbang yang telah diberikan melalui pembiasaan MBG ini, juga harus dibarengi dengan kesadaran bersama khususnya para siswa/i akan pentingnya PHBS. Salah satu yang harus dilakukan dalam pembiasaan MBG ini adalah mencuci tangan dengan baik dan benar sebelum atau sesudah makan," tutur Sanitarian dari Puskesmas Kedaung Wetan, Rini Susilowati, yang ditugaskan untuk mengedukasi para siswa SDN Kedaung Wetan Baru 1 Kota Tangerang dalam pembiasaan MBG, Rabu, (21/08).
Rini, menjelaskan, ada enam langkah yang harus dipahami oleh para siswa/i bagaimana mencuci tangan yang baik dan benar.
Baca Lainnya :
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
Yang pertama adalah menuangkan cairan Hand Rub (antiseptik berbasis alkohol) pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara perlahan dengan arah memutar. Kedua, mengusap dan menggosok kedua punggung tangan secara bergantian. Ketiga, menggosok sela-sela jari tangan hingga bersih. Keempat, mulai bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci. Dan kelima adalah menggosok dan memutar kedua ibu jari secara bergantian.
"Dan yang terakhir adalah meletakkan ujung jari ke telapak tangan, kemudian digosok secara perlahan. Dengan melakukan cuci tangan yang baik dan benar, tangan menjadi bersih dan bebas kuman sehingga terhindar dari penularan berbagai macam kuman penyakit," imbuhnya.
Rini, juga mengimbau, edukasi tentang penerapan PHBS tersebut tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat luas.
"Upaya tersebut agar anak-anak menjadi sehat dan cerdas, di mana dalam hal ini semua pihak punya andil berkontribusi dan berkolaborasi. Ini juga salah satu upaya kami dalam menyampaikan edukasi kepada anak-anak dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tukas Rini. ** (Nan)











.jpg)




