Legislatif dan Eksekutif  Kabupaten Blitar Gelar Musrenbang RPJM 2021-2026 secara Virtual 

By Johan MP 15 Mar 2022, 15:40:24 WIB Headline
Legislatif dan Eksekutif  Kabupaten Blitar Gelar Musrenbang RPJM 2021-2026 secara Virtual 

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-DPRD Kabupaten Blitar, bersama Pemda menggelar Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, untuk menentukan Rencana Kegiatan tahun anggaran 2023, yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Blitar 2020-2026, dengan Rencana Kerja skala prioritas dari 248 Desa dan Kelurahan untuk menentukan jumlah anggaran pada tahun 2023 mendatang, Selasa (15/3/22). Dari Legislatif dipimpin oleh ketua DPRD Suwito Saren Satoto, didampingi semua wakil ketua dan anggota bertempat diruang rapat paripurna DPRD Jalan Kota Baru 10 Kanigoro, untuk Eksekutif dipimpin oleh Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah didampingi Sekda, para Asisten dan kepala OPD bertempat di Kantor Pemkab Jalan Kusuma Bangsa Kanigoro diikuti secara virtual oleh Camat, Kepala Desa dan Kepala Kelurahan yang ada. Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah dihadapan peserta Daring menyatakan, musrenbang menetapkan RPJM tahun 2021-2026 mengapresiasi perencanaan pembangunan, si setiap Kecamatan dan Desa, Kelurahan Se Kabupaten Blitar, dengan tetap mengacu pada peningkatan perekonomian kesejahteraan masyarakat dan tetap melibatkan Gender One Village One Product (OVOP). Menurutnya, setiap desa pasti memiliki embrio potensi daerah. Oleh karena itu, Pemkab Blitar berkomitmen untuk melakukan pembinaan dan pendampingan demi terwujudnya Blitar yang lebih maju dan sejahtera. Progresnya adalah Pena Intan (Perempuan Anak kaum rentan atau Disabelitas.Red ), melalui Pena Intan diharapkan oleh Bupati agar ada pemerataan program di Kabupaten Blitar. Sementara itu Suwito Saren Satoto ditemui wartawan di ruang kerjanya berharap agar rencana kebijakan pembangunan dapat dijalankan secara masiv terukur dan terarah sesuai kemampuan anggaran keuangan daerah,pihaknya juga menyikapi moto Bupati Blitar tentang One Vilage One Product (OVOP). "Progres OVOP sangat bagus, dimana dari 248 Desa/Kelurahan agar mempunyai satu produk unggulan, saya berharap Pemerintah Daerah juga mempersiapkan pirantinya, SDM, dan juga dukungan anggaranya agar sebuah produk laku dipasaran, sehingga OVOP tidak hanya sekedar Slogan, dan menjadi opini miring di masyarakat," ujar Wito. Selama dua tahun berjalan lanjut Suwito, tentang hasil kinerja Bupati yang sesui Visi Misi Panca Bhakti masih jauh dari harapan untuk memenuhi tuntutan kepuasan masyarakat Kabupaten Blitar, terutama masalah sekolah gratis, pembangunan infrastruktur jalan. "Kami mengevaluasi misal sekolah gratis itu seperti apa implementasinya yang digratiskan, terus pemerataan pembangunan, masih banyak kesenjangan antara Blitar Utara dengan Blitar Selatan, secara mutu dan kualitas ini yang Blitar Selatan pasti akan menyerap aggaran yang tidak sama pula, satu indikatornya adalah semua bahan material seperti batu dan pasir banyak di Blitar Utara, meskipun dengan anggaran yang sama tetapi yang membedakan capaian volumenya jelas tidak mungkin bisa sama dengan Blitar Utara, "pungkasnya. (za/mp)




  • Resmikan Sundra Family Care, Menkop Apresiasi Diversifikasi Bisnis Kopontren Sunan Drajat Jatim

    🕔20:08:59, 10 Mar 2026
  • Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026

    🕔11:35:56, 03 Mar 2026
  • Dewas BPJS 2026-2031 Terpilih, Forum Jamsos Minta Pengawasan Jangan Formalitas

    🕔03:55:46, 06 Feb 2026
  • Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek

    🕔18:49:46, 27 Jan 2026
  • Saskia Chadwick Dijuluki The Next Ratu Horor Indonesia, Bersinar di Film Kolaborasi Korea

    🕔02:32:38, 14 Jan 2026