Breaking News
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
Kuota 4.000 Liter Migor Operasi Pasar Murah Digelar

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya- Sebanyak 4.000 liter kuota minyak goreng bantuan Pemerintah Pusat distribusikan ke 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Murung Raya. Operasi pasar yang di gelar di stadion mini komplek Pemda ini di buka langsung oleh Sekretaris Daerah DR Drs Hermon Msi dan turut hadir perwakilan Kepala Bulog Provinsi Kalimantan Tengah Amrullah, Rabu (16/3/2022). "Murung Raya mendapatkan kuota 4.000 liter minyak goreng untuk 10 kecamatan, untuk operasi pasar perdana kali ini untuk Kecamatan Murung sebanyak 772 liter," kata Hermon saat membuka kegiatan tersebut. Operasi pasar ini menurutnya merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi kelangkaan serta lonjakan harga minyak goreng yang terjadi saat ini. "Memang kuotanya terbatas, namun harga cukup murah untuk membantu mencukupi kebutuhan masing masing rumah tangga," ujarnya lagi. Sementara Kepala Diskop UKM Perindag, Ir Nyarutono Tunjan dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total kuota kabupaten, pihaknya bersama pihak Bulog setempat berupaya semaksimal mungkin melakukan pemerataan kuota bahan kebutuhan pokok tersebut. "Setiap kecamatan kuotanya berbeda beda, seperti di Kecamatan Sungai Babuat mendapatkan kuota migor 300 liter, dan dalam waktu dekat akan kita lakukan pendistribusian untuk pelaksanan operasi pasar," jelasnya. Dia juga menjelaskan untuk harga, dari pemerintah provinsi harga per liter minyak goreng tersebut di bandrol seharga 14.000 ribu rupiah. "Untuk harga yang kita kenakan untuk operasi pasar ini di bandrol sebesar 14.500 ribu rupiah per liter, karena biaya pengangkutan dari Kota Palangkaraya," pungkasnya. (Aseng)

.jpg)






.jpg)








