Breaking News
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
Kuota 4.000 Liter Migor Operasi Pasar Murah Digelar

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya- Sebanyak 4.000 liter kuota minyak goreng bantuan Pemerintah Pusat distribusikan ke 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Murung Raya. Operasi pasar yang di gelar di stadion mini komplek Pemda ini di buka langsung oleh Sekretaris Daerah DR Drs Hermon Msi dan turut hadir perwakilan Kepala Bulog Provinsi Kalimantan Tengah Amrullah, Rabu (16/3/2022). "Murung Raya mendapatkan kuota 4.000 liter minyak goreng untuk 10 kecamatan, untuk operasi pasar perdana kali ini untuk Kecamatan Murung sebanyak 772 liter," kata Hermon saat membuka kegiatan tersebut. Operasi pasar ini menurutnya merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi kelangkaan serta lonjakan harga minyak goreng yang terjadi saat ini. "Memang kuotanya terbatas, namun harga cukup murah untuk membantu mencukupi kebutuhan masing masing rumah tangga," ujarnya lagi. Sementara Kepala Diskop UKM Perindag, Ir Nyarutono Tunjan dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total kuota kabupaten, pihaknya bersama pihak Bulog setempat berupaya semaksimal mungkin melakukan pemerataan kuota bahan kebutuhan pokok tersebut. "Setiap kecamatan kuotanya berbeda beda, seperti di Kecamatan Sungai Babuat mendapatkan kuota migor 300 liter, dan dalam waktu dekat akan kita lakukan pendistribusian untuk pelaksanan operasi pasar," jelasnya. Dia juga menjelaskan untuk harga, dari pemerintah provinsi harga per liter minyak goreng tersebut di bandrol seharga 14.000 ribu rupiah. "Untuk harga yang kita kenakan untuk operasi pasar ini di bandrol sebesar 14.500 ribu rupiah per liter, karena biaya pengangkutan dari Kota Palangkaraya," pungkasnya. (Aseng)

















