- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
Kratom Kalbar Disasar Jadi Komoditas Global, Kementerian UMKM Siapkan RPB dan Digitalisasi

Keterangan Gambar : Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong percepatan hilirisasi dan transformasi digital bagi pelaku usaha kecil pengolah kratom di Kalimantan Barat.
MEGAPOLITANPOS.COM, Pontianak – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong percepatan hilirisasi dan transformasi digital bagi pelaku usaha kecil pengolah kratom di Kalimantan Barat. Langkah ini sejalan dengan RPJMN 2024–2029 yang menempatkan hilirisasi sumber daya alam sebagai strategi utama peningkatan nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menyebut hilirisasi kratom mampu memberikan dampak besar terhadap ekonomi daerah, dengan potensi penyerapan tenaga kerja di Kapuas Hulu naik dari 18.000 menjadi 57.805 keluarga per tahun. Nilai tambahnya pun meningkat signifikan, dari daun basah Rp4.000/kg hingga produk olahan minyak CBD kratom yang di pasar internasional mencapai 120 dolar AS per 50 ml.

Baca Lainnya :
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua sebagai UMKM
- Transformasi Digital UMKM Dipercepat, Kementerian UMKM Integrasikan Layanan Lewat SAPA UMKM
“Usaha skala kecil memegang peran penting dalam struktur ekonomi Indonesia. Sudah sepatutnya mereka dilibatkan dalam hilirisasi, termasuk komoditas kratom yang memiliki potensi besar,” ujar Temmy di Pontianak, Kamis (14/8).
Selain hilirisasi, Kementerian UMKM juga fokus pada digitalisasi produksi. Melalui Asdep Produksi dan Digitalisasi Usaha Kecil, dikembangkan platform asistensi berbasis kolaborasi dengan BRIN dan industri teknologi. Kegiatan di Pontianak meliputi diskusi interaktif, sosialisasi platform AI, coaching clinic, dan kunjungan lapangan, dengan harapan memperkuat daya saing, membuka lapangan kerja, dan mendorong UMKM masuk rantai nilai global.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















